Breaking News:

Tiga TPS jadi Bahan Gugatan Paslon Muhamad - Saraswati, Ini Persiapan KPU Kota Tangsel

Ketua KPU Kota Tangsel, M Taufiq Mz mengatakan sejumlah alat bukti yang disiapkan pihaknya berupa hasil pemungutan dari 7 kecamatan. 

Penulis: Rizki Amana | Editor: Mohamad Yusuf
Wartakotalive.com/Rizki Amana
Pembukaan kotak suara hasil perhitungan Pilkada 2020 Kota Tangsel di Gedung Serbaguna Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangsel pada Senin (25/1/2021) oleh KPU dan Bawaslu Kota Tangsel. 

WARTAKOTALIVE.COM, PONDOK AREN - Komisi Pemilihan Umum Kota Tangerang Selatan (KPU Kota Tangsel) sedang menyiapkan sejumlah alat bukti guna menghadapi persidangan gugatan hasil Pilkada 2020 kemarin. 

Ketua KPU Kota Tangsel, M Taufiq Mz mengatakan sejumlah alat bukti yang disiapkan pihaknya berupa hasil pemungutan dari 7 kecamatan. 

Bukti tersebut bakal dibawa pihaknya saat menjalani sidang perdana gugatan hasil Pilkada 2020 Kota Tangsel di Mahkamah Konstitusi (MK). 

Baca juga: Dilantik Sebagai Sekda DKI, Ini Daftar Harta Kekayaan Marullah Matali

Baca juga: Diduga Lelah Terima Aduan Warga yang Tak Dapat Bansos, Jadi Penyebab Dipotongnya Dana BST Kemensos

Baca juga: Lowongan Kerja di Jakarta Smart City DKI, Gaji Terbesar Rp 23 Juta, Banyak Posisi, Cek di Sini

"Kita hanya dalam membuktikan jawaban termohon di MK hanya ada sepuluh kotak suara yang kita buka. Yaitu di masing-masing kecamatan berarti 7 dan juga TPS 15 Ciater, TPS 49 Cempaka Putih dan TPS 30 Rengas," kata Taufiq kepada Warta Kota di Gedung Serbaguna Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangsel, Senin (25/1/2021).

Taufiq menuturkan dari sepuluh kotak suara itu dilakukan dari hasil perhitungan suara dari 7 kecamatan yang tercatat sebagai wilayah Kota Tangsel. 

Kemudian tiga kotak suara lainnya masing-masing berasal dari tempat pemungutan suara (TPS) 15 Ciater, Serpong, TPS 49 Cempaka Putih dan TPS 30 Rengas yang keduanya tercatat di Kecamatan Ciputat Timur. 

Menurutnya pembukaan kotak suara dari tiga TPS itu dikarenakan sebagai dalil dalam gugatan yang dilontarkan kubu dari pasangan calon nomor urut 1, Muhamad - Rahayu Saraswati

Baca juga: Crazy Rich Surabaya Menangkan Gugatan 1,1 Ton Emas dari PT Antam, Ini Kronologi Awal Mula Kasusnya

Baca juga: Airin Sebut, Penyintas Covid-19 di Kota Tangerang telah Donor Ratusan Kantong Plasma Konvalesen

Baca juga: Profil dan Jejak Karier Marullah Matali, Putra Betawi yang akan Dilantik Sebagai Sekda DKI Hari Ini

"Kita sudah diskusi, kita konsultasi kepada KPU RI dan Provinsi (Banten). Hari ini kita buka hanya TPS 15 yang ada dalil pengaduan dari permohonan pemohon. Yang kita ambil adalah C7 daftar hadir baik DPT, DPPH, dan juga DPTB serta C1," ucap Taufiq. 

"Yang kedua yang kita buka adalah dua TPS di Cempaka Putih dan Rengas yang ada PSU (Pemungutan Suara Ulang). Jadi kita hanya akan menyampaikan hasil sebelum PSU dan hasil setelah PSU di cek semua daftar hadir, maupun kejadian khusus dan sebagainya," lanjutnya. 

Adapun, kata Taufik, sidang perdana itu bakal berlangsung di Gedung MK, Jakarta Pusat pada pekan ini. 

Menurutnya jadwal itu diterima pihaknya usai gugatan hasil Pilkada 2020 Kota Tangsel yang dilayangkan pasangan calon (paslon) nomor urut 1 itu diterima oleh pihak MK. 

"Nah berikutnya sudah teregister di MK dengan nomor register 115/PHP/ dan seterusnya. Jadi itu yang sudah teregister dan sudah masuk nanti agenda persidangan. Untuk Tangsel sidang pendahuluan itu di hari Jumat di tanggal 29 Januari 2021 pukul 08.00 di panel satu," pungkasnya. (m23) 

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved