Breaking News:

Berita Bekasi

Sempat Alot, Pemisahan Aset PDAM Tirta Bhagasasi Bekasi Akhirnya Disepakati Senilai Rp 155 Miliar

Sempat Alot, Pemisahan Aset PDAM Tirta Bhagasasi Bekasi Akhirnya Disepakati Senilai Rp 155 Miliar. Berikut Selengkapnya

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Dwi Rizki
Warta Kota/Rangga Baskoro
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi saat ditemui di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi Selatan, Jumat (11/12/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI - Pemerintah Kota Bekasi dan Pemerintah Kabupaten Bekasi menyepakati terkait nilai kompensasi pemisahan aset Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Bhagasasi.

Diketahui, aset PDAM Tirta Bhagasasi ada di wilayah Kota Bekasi dikarenakan belum adanya pemekaran wilayah.

Dari Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Jawa Barat menyebutkan besaran kompensasi dari nilai aset yang dibayarkan Kota Bekasi ke Kabupaten Bekasi sebesar Rp 155 miliar.

"Iya sudah sepakat kompensasi yang harus dibayarkan sesuai kesepakatan bersama," kata Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi, pada Senin (25/1/2021).

Rahmat menerangkan progres pemisahan sudah berjalan 90 persen.

Dirinya pun memastikan proses pemisahan tersebut berjalan lancar.

Walau begitu, dirinya bersama Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja serta DPRD Kabupaten Bekasi dan Kota Bekasi akan melakukan pertemuan dengan BPKP perwakilan Jabar serta deputi BPKP Pusat.

Baca juga: Dipindahkan ke Rutan Bareskrim, Habib Rizieq Shihab Rupanya Masih Sakit-sakitan

"Pada prinsipnya terkait pemisahan tidak ada kendala. Sudah tidak lagi ada pesoalan, dan Insya Allah, kalau on progres, minggu depan juga sudah rampung, setelah pertemuan dengan BPKP," tuturnya.

Sementara Kepala Bagian Perekonomian Kabupaten Bekasi, Gatot Purnomo mengatakan, dalam proses penyelesaian aset PDAM Tirta Bhagasasi, sampai saat ini sudah ada titik temu besaran nilai kompensasi yang akan diberikan Pemkot Bekasi atas penyerahan aset PDAM-TB yang berada di Kota Bekasi.

”Sudah ada kesepakatan dan nilai kompensasinya," katanya.

Baca juga: Odin Cafe Terbukti Langgar Instruksi Anies, Dinas Parekraf Lempar Pencabutan Izin ke Satpol PP DKI

Menurut dia, besaran kompensasi itu atas notisi atau saran BPKP perwakilan Jabar. Dilakukan pembahasan hingga akhirnya semua menyepakatinya.

"Awalnya alot, tapi akhirnya dapat terselesaikan dengan baik atas kesepakatan bersama. Mudah-mudahan dalam waktu dekat segera selesai dan dilakukan pemisahan aset," paparnya.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved