Breaking News:

Pengeroyokan

SEMBILAN Pemuda Keroyok dan Tusuk Punggung Seorang Pria di Duri Kosambi, Begini Nasibnya

Kasus pengeroyokan dan penusukan terhadap seorang pria berinisial AS (21) kini kasusnya dalam pengusutan polisi.

Editor: Hertanto Soebijoto
Istimewa
Polisi mengusut kasus penusukan terhadap seorang pria berinisial AS (21) oleh sekelompok pemuda di depan Jembatan Kampung Duri, Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat, Ahad (24/1/2021) dini hari. ILUSTRASI Pengeroyokan 

WARTAKOTALIVE.COM, CENGKARENG - Kanit Reskrim Polsek Cengkareng, AKP Arnold Simanju di Jakarta, Senin (25/1/2021) mengatakan, kasus pengeroyokan disertai penusukan terhadap pria berinisial AS (21) kini dalam pengusutan polisi.

Polisi mengusut kasus penusukan terhadap seorang pria berinisial AS (21) oleh sekelompok pemuda di Jalan Daan Mogot, tepatnya di depan Jembatan Kampung Duri, Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat, Ahad (24/1/2021) dini hari.

AS dikeroyok sembilan pemuda yang mengadangnya ketika hendak pulang ke rumah. Para pemuda itu berniat merebut tasnya.

Video: Kelompok Remaja Bacok-bacokan dan Rampas Motor di Duri Kosambi, Tangerang

"Korban dipukul dan ditusuk dengan senjata tajam dari belakang dan melukai punggung korban dua tusukan," ujar Kanit Reskrim Polsek Cengkareng, AKP Arnold Simanju di Jakarta, Senin (25/1/2021).

Saat diadang, AS tidak sendiri mengendarai sepeda motor, melainkan bersama rekannya bernama Ijul dan Ahmadi.

Di lokasi kejadian, AS dan dua temannya diadang oleh empat orang dan ketiganya berusaha menyelamatkan diri.

Baca juga: Pembunuh Teller Bank Cantik dengan 32 Tusukan Belum Tertangkap, Korban Malah Terindikasi Covid-19

Baca juga: Karyawati Bank Dibunuh dengan 32 Tusukan, Tak Ditemukan Kekerasan Seksual, Polisi Memburu Pelaku

Tak disangka ada lima pelaku lainnya yang sudah mengadang kembali dan pelaku berusaha mengambil tas AS secara paksa, hingga berujung penikaman.

Para pelaku tersebut kabur, sedangkan AS dilarikan RSUD Cengkareng, Jakarta Barat.

"Kemudian kami mendapatkan laporan dan langsung olah TKP. Korban belum bisa diperiksa karena masih dalam proses pemulihan di rumah sakit," kata Arnold.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved