Breaking News:

Berita Bekasi

Pemkab Bekasi Siagakan 23 Posko Tanggap Darurat Bencana Banjir

Pemerintah Kabupaten Bekasi membangun 23 posko tanggap darurat bencana banjir sebagai pusat pengendalian informasi dan operasi bencana.

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Intan Ungaling Dian
Warta Kota/Muhammad Azzam
Petugas membersihkan sampah di Kali Jambe, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, beberapa waktu lalu. Pembersihan sampah di Kali Jambe ini untuk mencegah bahaya banjirdi Kabupaten Bekasi. 

Seperti melakukan normalisasi sejumlah sungai dan saluran air di area permukiman warga.

Warga Tambun Selatan juga melakukan kerja bakti di setiap desa. Setiap akhir pekan, selalu melakukan pembersihan saluran.

Baca juga: BMKG: Waspadai Cuaca Ekstrem dan Potensi Banjir di Sejumlah Wilayah dalam Beberapa Hari Kedepan

Baca juga: Pengungsi Zona Merah Belum Pulang, Polsek Cisarua Patroli di Lokasi Banjir Bandang Gunung Mas Bogor

"Jadi saya sudah perintahkan kepada kepala desa dan lurah agar rutin melakukan kerja bakti bersih-bersih lingkungan dan saluran," tutur dia.

Misalnya, normalisasi kali dan pembersihan tumpukan sampah dilakukan di Kali Jambe sebagai antisipasi banjir.

Pada anggaran perubahan 2020 juga dilakukan pengerjaan pengerukan sedimentasi lumpur di gorong-gorong dan saluran air permukiman warga di Kelurahan Jatimulya.

"Terus kan kita tiap kali ada tumpukan sampah di Kali Jambe ini langsung kita bersihkan kita angkut. Karena itu kan jadi penyebab utama banjir tersumbat sampah," ucapnya.

Dia menambahkan, untuk tahun ini juga pihaknya telah mengusulkan dilakukan normalisasi Kali Jambe di sejumlah titik.

Baca juga: Warga di Tiga Wilayah Langganan Banjir Ini Diminta Jaga Kebersihan dan Jangan Buang Sampah ke Kali

Baca juga: DPRD DKI Minta Pemprov DKI Jakarta Waspadai Ancaman Banjir Dari Saluran Mikro

Pasalnya, sedimentasi di Kali Jambe sudah tinggi. Harapannya, jika dilakukan pengerukan lumpur, maka Kali Jambe dapat menampung debit air lebih banyak lagi.

"Kami juga lagi usulkan untuk pembuatan sumur serapan di sejumlah lokasi yang kerap tergenang air," tutur dia.

Masyarakat juga diminta untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah ke saluran air dan kali.

"Semoga upaya- upaya itu, ditambah peran serta masyarakat menjaga lingkungan dapat mencegah terjadinya banjir," ujarnya. 

 
 

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved