Breaking News:

DPUPR Terjunkan Tiga Regu Satgas Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Baru Setelah Viral di Instagram

(DPUPR) Kota Depok menerjunkan tiga regu satuan tugas (Satgas) untuk membersihkan sampah di saluran kali.

Istimewa
Kepala Bidang SDA DPUPR Kota Depok, Denny Setiawan (tengah) saat melakukan sosialisasi rencana normalisasi situ, di Aula Kelurahan Sawangan, belum lama ini. 

WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK --- Pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Depok menerjunkan tiga regu satuan tugas (Satgas) untuk membersihkan sampah di saluran kali.

Langkah itu dilakukan menyusul setelah beberapa waktu lalu viral penuhnya sampah di saluran sekunder Ciliwung Katulampa.

Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) DPUPR Kota Depok, Denny Setiawan mengatakan, pengerjaan tersebut dilakukan sebagai upaya dalam mengantisipasi terjadinya banjir lantaran adanya penyumbatan aliran air oleh tumpukan sampah.

“Dua regu Satgas yang terdiri dari 20 personel kita tempatkan di depan pabrik YKK. Satu regu lainnya berada di bawah jembatan merah, masih dalam aliran yang sama,” papar Denny saat dikonfirmasi wartawan, Senin (25/1/2021).

Untuk memudahkan pengerjaan yang dilakukan Satgas, pembersihan lokasi yang disebut Kali Baru tersebut dikerjakan di hilir kali.

Pembersihan dilakukan sampai tidak ada lagi tumpukan sampah yang sempat viral lantaran di posting oleh salah satu akun Instagram komunitas yang ada di Kota Depok.

“Ini sudah satu minggu kami bersihkan. Memang tidak bisa langsung tertangani semuanya. Tapi kami terus berupaya melakukan pembersihan sampah setiap harinya,” akunya.

Penumpukan sampah di Kali Baru ini diakui Denny disebabkan perilaku masyarakat yang tidak sadar akan kebersihan lingkungan.

Sehingga tak hanya menyebabkan pencemaran lingkungan namun juga bisa menimbulkan bencana salah satunya banjir terlebih di musim penghujan seperti sekarang ini.

“Memastikan saluran kali tidak tersumbat memang menjadi tugas kami (DPUPR), tapi kami minta agar masyarakat juga sadar akan pentingnya membuang sampah pada tempatnya,” paparnya.

Baca juga: Penghasilan Minim Imbas Pandemi Covid, 10 Ribu Warteg di Jabodetabek Terancam Tutup di 2021 Ini

Baca juga: Tidak Lagi Dibayar Harian Tapi Mingguan, Para Penggali Makam Covid-19 TPU Jombang Berunjuk Rasa

Baca juga: Target Hingga Akhir Februari Seluruh Tenaga Kesehatan di Kabupaten Tangerang Sudah Disuntik Vaksin

Penulis: Vini Rizki Amelia
Editor: Dedy
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved