Breaking News:

DKI Beli Lahan Makam Sekitar Rp 185 Miliar, Ini Lokasinya

Secara keseluruhan kondisi lahan tersebut belum ditata dengan baik. Di sana masih ditumbuhi rumput ilalang dan perlu diratakan,

Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Agus Himawan
Wartakotalive/Anggie Lianda Putri
Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta Suzi Marsitawati 

WARTAKOTALIVECOM, JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta telah membeli lahan untuk pemakaman senilai kira-kira Rp 185 miliar. Lahan itu tersebar di lima lokasi di Ibu Kota DKI Jakarta.

Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta Suzi Marsitawati merinci, pembelian lahan itu dilakukan di TPU Srengseng Sawah (Jakarta Selatan), TPU Dukuh (Jakarta Timur), TPU Semper (Jakarta Utara), TPU Joglo (Jakarta Barat) dan TPU Bambu Apus (Jakarta Timur). Lahan makam itu dibeli memakai dana anggaran pendapatan dan belanja daerah perubahan (APBD-P) 2020.

Suzi menampik pembelian seluruh lahan itu menghabiskan duit Rp 185 miliar. Namun demikian, dia tak menjelaskan secara rinci anggaran yang terpakai dalam pembelian lahan itu.

Baca juga: Mayat Perempuan di Parit Persawahan di Karawang Ternyata ABG Tewas Dijerat dan Diduga Diperkosa

Baca juga: Politikus NasDem Dukung Menag Yaqut Cholil Qoumas Tinjau Ulang SKB Pendirian Rumah Ibadah

Adapun dana Rp 185 miliar merupakan pagu anggaran yang disiapkan Pemprov DKI Jakarta. “Itu nggak semua Rp 185 miliar kan ada penawarannya juga,” kata Suzi di Balai Kota DKI pada Senin (25/1/2021).

“Untuk jumlahnya dari lima lokasi itu sekitar 3,3 hektar. Satu petak makam itu memerlukan 3,75 meter persegi,” tambah Suzi.

Menurutnya, secara keseluruhan kondisi lahan tersebut belum ditata dengan baik. Di sana masih ditumbuhi rumput ilalang dan perlu diratakan, sehingga harus dibersihkan dengan alat berat.

“Seperti Srengseng Sawah di sana sudah dilakukan tarik benang (ditata), dan kami akan tata cuman karena sekarang kondisinya percepatan penanganan (jadi butuh waktu), karena petugas saya bekerja itu hampir selesai jam 10-11 malam,” ungkapnya.

Seperti diketahui, legislator DKI meminta pemerintah daerah agar menggunakan lahan makam untuk Covid-19 yang dibeli seharga Rp 185 miliar. Duit sebanyak itu telah dianggarkan melalui anggaran pendapatan dan belanja daerah perubahan (APBD-P) 2020 untuk pengadaan tanah ruang terbuka hijau (RTH) makam.

Baca juga: VIDEO Vaksin Covid-19 Tiba di Kabupaten Bogor, Wakil Bupati Iwan Setiawan Disuntik Pertama

Baca juga: SEMBILAN Pemuda Keroyok dan Tusuk Punggung Seorang Pria di Duri Kosambi, Begini Nasibnya

Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta Justin Untayana mengatakan, berdasarkan informasi yang didapat bahwa Pemprov DKI Jakarta telah melakukan pengadaan RTH makam tahun 2020. Kata dia, pengadaan tanah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi minimnya lahan makam Covid-19 di Jakarta.

“Di tengah krisis lahan makam untuk Covid-19, kami minta agar Pemprov DKI Jakarta segera membuka lahan yang telah dibeli,” kata Justin berdasarkan keterangannya pada Senin (25/1/2021).

“Kalau tanah untuk makam tersebut sudah dibayar, seharusnya segera digunakan untuk masyarakat. Tapi, realitanya hingga saat ini malah terjadi krisis pemakaman Covid-19,” tambah Justin dari Fraksi PSI ini.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved