Pendidikan

Bantahan Kepala SMKN 2 Padang Soal Paksaan Pakai Jilbab Hingga Mendikbud Minta Pelaku Dikasih Sanksi

Kepala SMKN 2 Padang, Rusmadi mengatakan siap dipecat jika ditemukan pelanggaran yang dilakukan dirinya terkait kewajiban pakai jilbab

Shutterstock
Ilustrasi -- Pro Kontra kasus paksaan pakai jilbab di SMKN 2 Padang membuat kepala sekolah siap dipecat 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Ramai topik siswa non muslim dipaksa pakai jilbab di SMKN 2 Padang.

Kepala SMKN 2 Padang, Rusmadi mengatakan siap dipecat jika ditemukan pelanggaran yang dilakukan dirinya terkait pro dan kontra aturan pemakaian jilbab bagi siswi di sekolah itu.

"Kalau saya salah, saya siap dipecat. Tapi pemerintah silakan lihat ke lapangan dulu. Apa yang sudah kami lakukan," kata Rusmadi kepada wartawan, Senin (25/1/2021).

Menurut Rusmadi, di SMKN 2 Padang ada 46 siswa non-muslim.

Baca juga: Komisioner KPAI Retno Listyarti Tegaskan Memaksa Siswi Non Muslim Pakai Jilbab Jelas Melanggar HAM

Sebanyak 19 orang laki-laki dan sisanya perempuan.

"Yang menolak memakai jilbab itu hanya satu. Sisanya memakai tanpa paksaan," kata Rusmadi.

Rusmadi menjelaskan, sejak awal pihaknya sudah mengingatkan seluruh guru dan pegawai agar tidak memaksakan pakaian jilbab kepada pelajar non-muslim.

Rusmadi tidak menyangka ada salah interpretasi dari pernyataan salah seorang wakil kepala sekolah yang menjadi viral.

Baca juga: Mahfud MD: Tidak Boleh Mewajibkan Anak Nonmuslim Memakai Jilbab di Sekolah

Rusmadi mengatakan, pernyataan wakil kepala sekolah adalah mengenai kewajiban mematuhi aturan sekolah, bukan aturan mewajibkan siswi non-muslim mengenakan pakaian berjilbab.

"Pernyataan guru di video, wakil kepala sekolah meminta wajib mematuhi aturan sekolah. Bukan wajib memakai jilbab," ujar Rusmadi.

Sebelumnya diberitakan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akan memberi sanksi tegas terhadap setiap pelaku yang terbukti melanggar aturan di satuan pendidikan (sekolah).

Hal itu setelah menanggapi tindakan intoleransi seorang siswi non-muslim diminta mengenakan hijab di SMKN 2 Padang, Sumatera Barat.

Suasana upacara di SMKN 2 Padang, semua siswi di sekolah tersebut mengenakan jilbab termasuk non muslim. Kasus SMKN 2 Padang mencuat karena ada ortu siswi non muslim protes kewajiban mengenakan hijab.
Suasana upacara di SMKN 2 Padang, semua siswi di sekolah tersebut mengenakan jilbab termasuk non muslim. Kasus SMKN 2 Padang mencuat karena ada ortu siswi non muslim protes kewajiban mengenakan hijab. (https://smk2padang.sch.id/)

Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi Kemendikbud, Wikan Sakarinto sangat menyesalkan tindakan SMKN 2 Padang yang tidak sesuai dengan peraturan tersebut.

"Ketentuan mengenai pakaian siswa/siswi di sekolah telah diatur dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan," ucap Wikan dalam siaran pers, Minggu (24/1/2021).

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved