Breaking News:

PBSI

18 Pebulutangkis Indonesia Balik Ke Jakarta Usai Berlaga di Dua Turnamen Thailand Open 2021

Sebanyak 21 orang yang terdiri dari 18 pemain dan 3 tim pendukung, terbang menggunakan Singapore Airlines dengan nomor penerbangan SQ 8545

Editor: Umar Widodo
Humas PBSI
Para pemain bulu tangkis yang tidak lolos kualifikasi BWF Final balik ke Jakarta usai mengikuti dua turnamen di Bangkok, Thailand 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Usai mengikuti dua pertandingan beruntun pada seri Thailand Terbuka, tim bulu tangkis Indonesia kembali ke tanah air, Senin (25/1/2021). Mereka yang pulang ini tidak lolos untuk pertandingan kualifikasi di BWF World Tour Final.

Sebanyak 21 orang yang terdiri dari 18 pemain dan 3 tim pendukung, terbang menggunakan Singapore Airlines dengan nomor penerbangan SQ 8545, dari Bangkok menuju Singapura pukul 11.55 WIB.

Setelah transit 2 jam, mereka meneruskan perjalanan ke Jakarta dengan nomor penerbangan SQ964. Diperkirakan mereka akan sampai di Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, pukul 18.05 WIB.

Para pemain yang kembali ke Tanah Air adalah Jonatan Christie, Shesar Hiren Rhustavito, Gregoria Mariska Tunjung, Ruselli Hartawan, Fajar Alfian, Muhammad Rian Ardianto, Muhammad Shohibul Fikri, Bagas Maulana,

Pramudya Kusumawardana Riyanto, Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan, Leo Rolly Carnando, Daniel Marthin.

Rombongan sebelum tiba di Jakarta akan transit dua jam di Bandara Changi Singapura
Rombongan sebelum tiba di Jakarta akan transit dua jam di Bandara Changi Singapura (Humas PBSI)

Siti Fadia Silva Ramadhanti, Ribka Sugiarto, Rinov Rivaldy, Pitha Haningtyas Mentari, Adnan Maulana, dan Mychelle Crhystine Bandaso.

Sedangkan tim pendukung yaitu Kabid Binpres PBSI Rionny Mainaky, pelatih ganda putra Aryono Miranat, dan Jean Inneke Turangan.

Sementara sisa 9 pemain akan meneruskan kiprahnya pada BWF World Tour Final yang akan berlangsung pada 27-31 Januari di Impact Arena, Bangkok.

Mereka adalah Anthony Sinisuka Ginting, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, Greysia Polii/Apriyani Rahayu, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti, dan Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja.

Menurut manajer tim, Aryono Miranat, sebelum berangkat ke bandara, mereka diwajibkan untuk membawa dokumen yang menyangkut kondisi kesehatan tim.

Aryono Miranat, Manajer Tim dan Pelatih ganda putra
Aryono Miranat, Manajer Tim dan Pelatih ganda putra (Humas PBSI)

Di antaranya hasil tes Swab PCR dan beberapa dokumen pendukung, seperti kelayakan terbang dan bukti karantina.

"Sebelum ke airport sudah disiapkan dokumen hasil tes Swab PCR, Fit to Fly dan dokumen karantina yang diperiksa hanya saat check in saja. Jadi agak sedikit lama waktu check in. Setelah itu ke imigrasi seperti biasa dan boleh masuk. Memang tidak seketat seperti waktu kedatangan kemarin," ucap Aryono Miranat dikutip dari Badmintonindonesia.org.

"Jumat lalu kita sebenarnya telah menjalani swab mandatory, tapi karena kita mau pulang naik pesawat hari Senin, jadi Sabtu kemarin harus swab lagi," tambahnya.

Setibanya di Jakarta, tim tidak langsung kembali ke Pelatnas PBSI di Cipayung, Jakarta Timur.

Sesuai dengan protokol kesehatan yang diterapkan oleh pemerintah, mereka harus menjalani karantina mandiri selama 5 hari di Hotel Mercure Kemayoran, Jakarta Pusat.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved