Breaking News:

Thailand Open

Kurang Memuaskan di Toyota Thailand Open 2021, Pemain Bulu Tangkis Indonesia Harus Lakukan Evaluasi

Penyelenggaraan dua turnamen bulu tangkis Toyota Thailand Open I dan II 2021 di Thailand telah selesai pada 12-17 Januari 2021 dan 19-24 Januari 2021.

Editor: Sigit Nugroho
Instagram @badminton.ina
Ganda putri Indonesia Greysia Polii/Apriyani Rahayu kandas di babak semifinal Thailand Open II dikalahkan Lee So Hee/Shin Seung Chan dari Korea Selatan dengan dua gim 16-21, 18-21. 

"Jadi, kurang yakin, sehingga mainnya tidak maksimal. Itu yang saya tangkap dan lihat dari sisi non teknis. Kalau teknis sudah oke," ujar Hendry.

"Untuk World Tour Final, saya yakin dari kedua kejuaraan sebelumya, seharusnya Ginting sudah lebih baik pikiran dan mentalnya. Kalau bisa main maksimal, seharusnya dia bisa juara. Targetnya bisa main maksimal dan juara," ucap Hendry.

Pelatih ganda putri, Eng Hian mengakui bahwa penampilan Greysia/Apriyani di babak semifinal kurang maksimal.

"Kondisi badan mereka tidak se-fresh seperti minggu lalu. Dibutuhkan kesegaran badan untuk menunjang gerakan di lapangan. Tidak boleh kalah cepat dan tidak boleh turun konsistensinya. Kondisi badan yang tidak fresh, memengaruhi kualitas pukulan bola," kata Eng Hian. 

"Untuk penampilan, mereka cukup konsisten dan bermain sesuai kebutuhan di lapangan. Hasil dari dua turnamen ini sudah melebihi target yang diberikan oleh PBSI. Tetapi tentunya saya sebagai pelatih dan Greysia/Apriyani sendiri pasti ingin selalu menjadi yang terbaik. Doakan saja untuk World Tour Final, kita dapat menjadi yang terbaik lagi.

Sementara itu, Kabid Binpres PP PBSI, Rionny Mainaky, memberikan tanggapan terkait performa tim bulu tangkis Indonesia.

"Untuk Gregoria, dia mentalnya bagus. Pada dua pertandingan, dia bisa bermain maksimal. Tetapi pada saat unggul, kalau ada sedikit kesalahan bisa membuat dia bermainnya jadi ragu dan kurang yakin," kata Rionny.

"Sedangkan, Ruselli mainnya terlalu tegang. Membuat langkahnya menjadi berat, mainnya tidak lepas, dan tidak maksimal. Ini yang benar-benar harus dievaluasi dan diperhatikan, baik pemain atau pelatihnya," ujar Rionny.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved