Breaking News:

Berita Nasional

Buka Lapangan Kerja Lewat Kearifan Lokal, Sandi Dukung Penuh Pengembangan Desa Wisata Ekang Angculai

Buka Lapangan Kerja Lewat Kearifan Lokal, Sandi Dukung Penuh Pengembangan Desa Wisata Ekang Angculai

Istimewa
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Republik Indonesia, Sandiaga Salahuddin Uno berkunjung ke Desa Wisata Desa Ekang Angculai yang terletak di Kecamatan Teluk Sebong, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau pada Sabtu (23/1/2021) 

WARTAKOTALIVE.COM, TANJUNG PINANG - Pengembangan desa wisata berbasis alam turut disasar Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Republik Indonesia, Sandiaga Salahuddin Uno dalam program pemulihan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif besutannya.

Satu di antara ribuan desa wisata yang menyimpan potensi besar adalah Desa Wisata Desa Ekang Angculai yang terletak di Kecamatan Teluk Sebong, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau.

Desa berbasis alam atau eco wisata itu diungkapkan Sandi merupakan salah satu contoh desa wisata terbaik di Nusantara yang pernah saya dikunjunginya.

Karena bukan hanya keindahan alam, infrastruktur maupun fasilitas yang ditawarkan, melainkan adanya kolaborasi antara para pemuda selaku pengelola dengan masyarakat setempat yang mencapai sebanyak 800 kepala keluarga.

Baca juga: Beli Mobil Bekas Harga Rp 30 Jutaan Bisa Jadi Pilihan Saat Pandemi Covid-19, Simak Daftar Lengkapnya

"Ada banyak kegiatan dan aktifitas di sini yang melibatkan masyarakat, seperti sepeda, berkuda, olahraga jogging dan pariwisata berbasis alam lainnya. Jadi kalau kita berbicara Bintan, selain dari pada yang besar-besar di Lagoy, ada juga opsi untuk wisatawan domestik untuk merasakan sensasi wisata berbasis alam pedesaan seperti ini," ungkap Sandi.

Tidak hanya itu, Sandi juga menilik asal muasal kawasan hutan yang termasuk dalam Desa Wisata Ekang Angculai.

Kawasan hutan yang kini dimanfaatkan beragam jenis kegiatan luar ruangan itu diketahui sebuah hutan karet yang sudah tidak produktif.

Namun, berkat kreatifitas para pemuda setempat, hutan karet yang tidak terawat itu kemudian dimanfaatkan sebagai sarana beragam kegiatan tanpa mengurangi fungsi hutan.

Baca juga: AC Milan vs Atalanta: Stefano Pioli Yakin Mario Mandzukic Bisa Diduetkan Bersama Zlatan Ibrahimovic

"Kita bisa lihat bahwa ex (bekas) kebun karet ini terkelola dengan baik, dan konturnya tidak diubah-ubah menyesuaikan dengan keadaan alam dan kearifan lokal," jelas Sandi.

Hal tersebut dibenarkan Wayan, pengelola Desa Wisata Ekang Angculai.

Halaman
123
Editor: Dwi Rizki
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved