Breaking News:

Pelanggaran Lalu Lintas

Setiap Hari Sekitar 800 Pengendara yang Melanggar Lalu Lintas Terekam Kamera ETLE

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo mengatakan, pihaknya setiap hari menindak 600 hingga 800 pengendara yang melanggar lalu lintas.

Penulis: Budi Sam Law Malau | Editor: Valentino Verry
Warta Kota/Budi Malau
Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Sambodo Purnomo Yogo, mengatakan, pihaknya setiap hari menindak 600 hingga 800 pengendara yang melanggar lalu lintas dan terekam kamera elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (e-TLE) yang sudah terpasang di Jakarta. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo mengatakan, pihaknya setiap hari menindak 600 hingga 800 pengendara yang melanggar lalu lintas dan terekam kamera elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (e-TLE) yang sudah terpasang di Jakarta.

"Transparansi ini luar biasa menghilangkan proses negosiasi antara petugas dan masyarakat sehingga ini meningkatkan akuntabilitas Polri dalam hal ini Polantas dalam bekerja," kata Sambodo, Jumat (22/1/2021).

Selain itu, kata Sambodo pihaknya masih mengembangkan jenis pelanggaran yang bisa terekam kamera e-TLE. Selama ini pelanggaran yang bisa direkam e-TLE diantaranya, melanggar lampu merah, menggunakan handphone, melanggar stop line hingga tidak pakai air belt.

"Jadi kita akan kembangkan jenis pelanggaran apa saja yang bisa ditangkap kamera elektronik ini," katanya.

Sambodo berharap tahun ini sebanyak 100 kamera e-TLE bisa terpasang di jalan-jalan di DKI Jakarta, sehingga dengan begitu secara bertahap tilang manual yang selama ini berjalan bisa dihilangkan.

"Ya kita harapkan kamera elektronik ini secara bertahap akan bertambah. Sehingga pelanggaran bisa dilakukan dengan tilang elektrik," ujarnya.

Sebelumnya, Ditlantas Polda Metro Jaya akan mengajukan penambahan 50 kamera elektronik atau e-TLE ke Pemprov DKI Jakarta sebagai rencana pengembangan tahap ketiga.

Sambodo mengatakan, saat ini kamera e-TLE Jakarta terdapat sebanyak 53 kamera dari pengembangan tahap kedua. 

"Tahun 2021 ini kita akan kembangkan tahap ketiga dengan penambahan sekitar 50 kamera baru yang proposal nya dalam waktu dekat akan kita ajukan ke Pemda DKI sebagai hibah kepada kita," kata Sambodo.

Sambodo juga berharap kepada pengelola jalan tol dan pengelola TransJakarta agar di jalan tol maupun jalur busway itu juga dipasang kamera e-TLE sehingga bagi para pengendara yang masuk jalur busway bisa tertangkap kamera. 

"Demikian juga dengan kendaraan-kendaraan yang melanggar batas kecepatan di jalan tol bisa tertangkap di kamera," katanya.

Dikatakan, pada titik-titik terdapat kamera e-TLE terjadi peningkatan disiplin lalu lintas hal ini menunjukkan bahwa kamera e-TLE sangat efektif untuk meningkatkan kedisiplinan pelanggaran. 

"Terbukti dari data yang menunjukkan bahwa di titik-titik yang terdapat kamera e-TLE terjadi penurunan pelanggaran yang tercapture oleh kamera. Artinya di titik tersebut terjadi peningkatan disiplin berlalu lintas," katanya.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved