Breaking News:

Bantuan Sosial Tunai

Kepala Dinas Sosial Kota Tangsel Sebut PT Pos Sisir Warga yang Belum Terima Bantuan Sosial Tunai

Kepala Dinas Sosial Kota Tangsel, Wahyunoto Lukman, menyatakan PT Pos akan menyisir warga yang belum mendapatkan bantuan sosial tunai (BST).

Wartakotalive/Rizki Amana
Kadinsos Kota Tangsel, Wahyunoto Lukman, mengatakan penyalusan bansos untuk warga sudah disalurkan lewat Pos Indonesia agar terhindar kerumunan massa. 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGSEL - Kepala Dinas Sosial Kota Tangsel, Wahyunoto Lukman, menyatakan PT Pos akan menyisir warga yang belum mendapatkan bantuan sosial tunai (BST).

Menurut Wahyu, PT Pos sebagai pihak yang menyalurkan sudah mulai menyisir keluarga penerima yang belum mendapatkan batuan uang tunai senilai Rp 300.000 tersebut.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan 90.173 keluarga di Tangerang Selatan yang terdaftar sebagai penerima BST mendapatkan bantuan sosial tersebut.

"Seluruh kelurahan, kecamatan sudah diinformasikan masih ada data sisa (penerima). Pengurus RT/RW-nya diminta bantuan untuk menyampaikan undangan," ucapnya, Jumat (22/1/2021).

Warga saat antri ketika pembagian Bantuan Sosial Tunai (BST) di SMA Negeri 14 Kabupaten Tangerang, Rajeg, Kabupaten Tangerang, Sabtu (6/6/2020).
Warga saat antri ketika pembagian Bantuan Sosial Tunai (BST) di SMA Negeri 14 Kabupaten Tangerang, Rajeg, Kabupaten Tangerang, Sabtu (6/6/2020). (Warta Kota/Andika Panduwinata)

Hingga saat ini, kata Wahyu, penyaluran BST dari Kementerian Sosial RI untuk wilayah Tangsel baru terealisasi 85 persen, masih ada 19.973 keluarga penerima yang belum menerima dan masih dalam proses disalurkan.

"Sekitar 85 persen, jadi dari 90.173 itu yang sudah tersalurkan kurang lebih 70.200-an," ujar Wahyu.

Dia menjelaskan, target penyaluran BST sejatinya ditargetkan rampung hingga 15 Januari lalu. Namun, harus diperpanjang karena hingga Jumat hari ini, masih banyak BST yang belum tersalurkan.

Panjangnya waktu proses penyaluran BST karena dilakukan secara bertahap guna mengantisipasi kerumunan penerima.

"Untuk mencegah antisipasi terjadinya kerumunan, makanya kami tambah waktunya seminggu sampai dengan 22 Januari," ungkapnya.

Untuk diketahui, BST senilai Rp 300.000 bagi 90.173 keluarga penerima di Tangsel mulai disalurkan pada 9 Januari 2021.

Halaman
12
Editor: Valentino Verry
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved