Sport

Ini Tips Berolahraga Saat Pandemi Covid-19 dari Direktur Loma Indonesia Marathon Riena Tambunan

Hadirnya pandemi virus corona (Covid-19) di Tanah Air membuat seluruh masyarakat mulai sadar dan lebih peduli terhadap kesehatan.

Penulis: Abdul Majid | Editor: Sigit Nugroho
istimewa
Direktur Lomba Indonesia Marathon Riena Tambunan 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Hadirnya pandemi virus corona (Covid-19) di Tanah Air membuat seluruh masyarakat mulai sadar dan lebih peduli terhadap kesehatan.

Dengan tubuh yang sehat dan memiliki imun yang kuat bisa menangkal virus corona masuk ke dalam tubuh kita.

Olahraga menjadi salah satu cara untuk untuk menjaga kondisi tubuh kita tetap sehat.

Oleh karena itu, kini banyak sekali orang-orang yang rajin joging bahkan bersepeda menjadi tren olahraga di tengah masa pandemi Covid-19.

Tetapi, banyak orang belum menyadari, berolahraga dalam kondisi seperti ini, ternyata punya aturan tersendiri misalnya mengenakan masker.

Direktur Loma Indonesia Marathon, Riena Tambunan, menjelaskan bahwa masker tidak melulu harus digunakan ketika berolahraga.

Apalagi, olahraga lari yang dinilainya sebagai salah satu olahraga yang tergolong berat.

"Sebenarya, kalau di Indonesia itu adalah yang paling penting adalah social distancing," kata Riena saat mengunjungi kantor Tribun Network, Rabu (20/1/2021).

"Berlari adalah olahraga yang berat. Itu tidak disarankan menggunakan masker, tetapi yang paling penting adalah jaga jarak. Misalnya saya lari. Saat ada pelari dari sana, kita bisa berhenti dulu,” ujar Riena.

Menurut Riena, lari merupakan olahraga aerobik yang pastinya membuat seseorang akan merasa lebih cepat capek dan butuh banyak oksigen yang masuk ke dalam tubuh.

Sehingga, mengenakan masker pada saat berlari jadi hal yang sangat terlarang, karena justru akan membuat orang itu kekurangan oksigen.

Sebaliknya, olahraga bersepeda yang digolongkan sebagai anaerobik justru harus mengenakan masker selama menjalani kegiatan tersebut.

“Kalau bersepeda itu wajib pakai masker, kenapa karena tingkat aerobik dan anaerobik itu berbeda. Kalau sepeda itu bukan kekuatan aerobic, menggunakan alat bantu. Kalau lari kan sudah otomatis 100 persen aerobik. Otot yang dipakai juga berbeda,” kata Riena.

“intinya khusus olahraga lari jangan kenakan masker saat berlari dan yang terpenting jaga jarak,” pungkas Riena.

Tak hanya itu, Riena menjelaskan bahwa kejujuran antar teman saat melakukan olahraga secara bersamaan juga jadi hal yang sangat penting.

Pasalnya, dengan saling jujur perihal kondisi masing-masing itu membuat kita terjaga dan menunjukkan rasa kepedulian dengan orang sekitar.

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved