Breaking News:

Banjir Bandang

Polres Bogor Terjunkan Polwan dan Satu Regu Taktis untuk Bangun Dapur Umum di Lokasi Pengungsian

Polres Bogor terjunkan polwan dan satu regu taktis untuk bangun dapur umum di lokasi pengungsian.

Penulis: Hironimus Rama | Editor: Dodi Hasanuddin
Wartakotalive.com/Hironimus Rama
Polres Bogor terjunkan polwan dan satu regu taktis untuk bangun dapur umum di lokasi pengungsian. 

WARTAKOTALIVE.COM, CIBINONG - Polres Bogor menerjunkan polwan dan satu regu taktis untuk bangun dapur umum di lokasi pengungsian

Dalam rangka membantu korban bencana banjir bandang di Gunung Mas, Puncak, Polres Bogor melakukan berbagai aksi kemanusiaan.

Dibawah pimpinan Kapolres Bogor AKBP Harun, Polres Bogor menerjunkan 15 personil polwan dan 1 regu taktis untuk membangun dapur umum pada Rabu (20/1/2021).

"Kami mendirikan tenda dapur umum untuk memberikan kemudahan dan kecepatan bagi para pengungsi dan petugas di lokasi bencana,” kata Harun di Cibinong, Kamis (21/1/2021).

Dia menambahkan bahwa paska terjadinya banjir bandang di Gunung Mas, cukup banyak relawan yang mengirimkan bantuan logistik bahan baku makanan dan minuman.

"Kami menghimbau kepada relawan yang akan mengirimkan bantuan logistik agar berkoordiasi dan mendatakan bantuannya di Posko Utama,” ujarnya.

Tak hanya itu, bersama Bhayangkari cabang Bogor, Polres Bogor turut memberikan bantuan sosial.

“Bantuan yang diberikan berupa perlengkapan keperluan sehari-hari. Kami serahkan langsung kepada warga terdampak,” papar mantan Kapolsek Lamongan ini.

Baca juga: Polres Bogor Peringatkan Pengusaha di Kabupaten Bogor untuk Bentuk Satgas Protokol Kesehatan

Aksi kemanusiaan lain yang digelar Polres Bogor adalah pelayanan kesehatan.

Tim Urusan Kesehatan (Urkes) Polres Bogor memberikan pelayanan cek kesehatan gratis bagi para pengungsi pada Rabu (20/1/2021).

“Ada 247 pasien yang berobat, baik yang datang ke Posko Pengobatan maupun yang kami datangi ke Camp Pengungsian,” kata Paurkes Polres Bogor dr. Elynda Ekawati.

Dia menambahkan tidak ada keluhan serius dari warga terdampak banjir.

“Hanya keluhan ringa saja seperti ISPA, Hipertensi, Dyspepsia Sindrome, Tension Headache, Myalgia, dll. Para pasien sudah diberikan pengobatan sesuai keluhan gejala sakit,” paparnya.

Tim dokter juga  menganjurkan para pengungsi untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan 3M.

“Untuk menunjang kesehatan pengungsi, kami bagikan masker dan multivitamin,” ungkap Elynda.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved