Liga 1

Pengamat Sepak Bola Indonesia Bung Towel Sebut Keputusan Rapat Exco PSSI Terlambat dan Tidak Jelas

Pengamat sepak bola Indonesia, Tommy Welly alias Bung Towel turut menyoroti hasil rapat Exco PSSI yang memutuskan empat poin.

Penulis: Abdul Majid | Editor: Sigit Nugroho
Super Ball
Pengamat sepak bola Indonesia, Tommy Welly alias Bung Towel. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Pengamat sepak bola Indonesia, Tommy Welly alias Bung Towel turut menyoroti hasil rapat Exco PSSI yang memutuskan empat poin.

Salah satu yang jadi sorotan Bung Towel, yakni  poin pertama terkait menghentikan kompetisi lanjutan Liga 1 dan Liga 2 2020.

Menurut Bung Towel, keputusan itu sudah sangat terlambat dan tidak ada dampaknya bagi klub-klub dan pemain.

"Rapat Exco kemarin hanya memutuskan stop lanjutan kompetisi 2020. Itu sudah sangat terlambat," kata Bung Towel dikutip dari Tribunnews.com, Kamis (21/1/2021).

"Seharusnya, dari kemarin-kemarin. Tidak harus ketidakpastiannya berlanjut, karena ketidakpastian itu menimbulan banyak korban, terutama klub,” ujar Bung Towel.

“Sekarang ketidakpastiannya masih mengambang. Makanya kalau cuma keputusan Exco kemarin memutuskan membatalkan kompetisi 2020, menurut saya sih sudah telat. Seharusnya, analisis itu sudah dari kemarin. Sudah harus dibaca PSSI dan PT LIB,” tutur Bung Towel.

Bung Towel juga menyoroti poin klub-klub yang akan bermain di Liga 1 2021 adalah peserta kompetisi 2020.

Menurutnya, poin itu tidak memberikan kepastian kalau kompetisi Liga 1 2021 itu benar bergulir dan tak menjawab keresahan klub-klub dan para pelaku sepak bola lainnya.

"Saya tidak melihat ada proyeksi kompetisi 2021. Itu kapan. Artinya, rapat kemarin tidak ada proyeksi ke depan," ucap Bung Towel.

"Kalau 2020 dibatalkan, apa selanjutnya. Selanjutnya kompetisi 2021, tetapi tidak jelas. Tidak ada gambaran sama sekali. Jadi buat saya, masih gelap juga terkait dengan kompetisi,”  terang Bung Towel.

“Hasil keputusan Exco kemarin tidak memberikan sebuah proyeksi gambaran apa pun buat klub-klub. Terkait kompetisi 2021, tidak punya pegangan karena tidak ada keputusan dari organisasi,” pungkas Bung Towel.

Selain dua poin di atas, rapat Exco PSSI juga memutuskan kompetisi 2021 tidak ada juara dan tidak ada degradasi serta persoalan kontrak pemain akan diatur oleh klub yang mengacu kepada aturan keadaan kahar dalam kontrak masing-masing klub.

Hal yang tidak terlalu berbeda dikatakan oleh gelandang jangkar Bhayangkara Solo FC, Teuku Muhammad Ichsan.

Dia berharap, PSSI bisa segera memutuskan jadwal Liga 1 2021 setelah Liga 1 2020 resmi dihentikan.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved