Breaking News:

Uji Emisi

Pemilik Kendaraan Kecewa Uji Emisi di Kemayoran Jakarta Pusat Dibatasi Kuota

Pemilik kendaraan yang akan melaksanakan uji emisi kecewa lantaran tidak semua bisa melakukan uji emisi imbas dari pembatasan kuota.

Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Valentino Verry
Warta Kota/Joko Suprianto
Uji emisi di Jalan Benyamin Sueb, Kemayoran, Jakarta Pusat, mengular hingga membuat antrean kendaraan. Pemilik kendaraan kecewa karena ada pembatasan kuota. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Pemilik kendaraan yang akan melaksanakan uji emisi kecewa lantaran tidak semua bisa melakukan uji emisi imbas dari pembatasan kuota.

Uji emisi yang digelar di Jalan Benyamin Sueb, Jakarta Pusat ini pun mengular hingga sempat menyebabkan kemacetan, akibat antusias warga yang cukup banyak untuk melakukan uji emisi kendaraan mereka.

Bahkan beberapa warga telah mengantre sejak pukul 06.00 WIB pun tidak semua bisa melaksanakan uji emisi karena kuota terbatas. Akibatnya, pihak kepolisian pun turun untuk membubarkan beberapa masyarakat yang tidak masuk dalam kuota itu.

Hal ini pun sempat membuat warga kecewa, apalagai beberapa diantarnya ini sudah mengambil libur kerja untuk bisa melakukan uji emisi, mereka khawatir jika tidak segera di uji emisi akan dilakukan denda tilang.

"Pak saya ini udah sampai minta libur kerja. Sampai sini ngak bisa masuk gimana?. Ini baru jam 9 pak," kata seorang warga, Kamis (21/1/2021).

Beberapa petugas yang hadir pun sempat memberikan penjelasan kepada warga, mengenai pembatasan kuota tersebut, namun mereka mengaku cukup kecewa lantaran kuota yang disediakan terbatas hanya 500 kendaraan.

Sementara itu kekecewaan juga dirasakan oleh Tio (41). Ia mengaku cukup kecewa sebab ia sudah dua kali gagal melaksanakan uji emisi bagi kendaraannya, hal ini lantaran antrean yang cukup panjang.

"Ini saya dua kali jadinya gagal. Mana udah minta libur kerja kan. Pertama di Pluit itu sama antre, akhirnya saya putuskan untuk menunda, nah ini tadinya di monas di alihkan ke sini, sampai sini suruh pulang," kata Tio.

Tio mengaku sudah mengantre sejak pukul 07.00 WIB tadi, namun hingga pukul 08.30 tadi, ia sudah kehabisan kuota uji emisi. Sehingga ia pun terpaksa harus kembali ke rumah. Ia pun meminta kepasa Dinas LH untuk mengevaluasi kegiatan itu.

"Ini perlu di evaluasi lagi seharusnya. Apalagi kan katanya tanggal 24 sudah di tilang kalo ngak di uji emisi. Kita sudah patuh loh, tapi layanannya jangan seperti ini lah," ungkapnya.

Sementara itu, beberapa pihak kepolisian tengah meminta beberapa pengendara yang telah mengantre untuk membubarkan diri, dikarenakan kuota uji emisi telah terpenuhi yaitu 500 kendaraan. 

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved