Breaking News:

Pesawat Sriwijaya Air Jatuh

Operasi SAR Gabungan Sriwijaya Air SJ 182 Resmi Ditutup Setelah 13 Hari Bertugas

Operasi SAR Gabungan jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182 resmi ditutup pada Kamis (21/1/2021).

Editor: Bambang Putranto
Twitter@SAR_NASIONAL
Ilustrasi - Tim SAR gabungan mengumpulkan total 298 kantong berisi bagian tubuh korban kecelakaan Sriwijaya Air SJ 182, hingga Sabtu (16/1/2021) malam. 

Demi menghormati para korban, pemerintah akan mengadakan prosesi penaburan bunga pada besok Jumat (22/1) pukul 06.00 pagi.

"Untuk menghormati para korban, besok pagi jam 6, berangkat dari sini," kata Menhub Budi Karya.

"KRI Semarang dengan paling tidak perwakilan 50 keluarga korban akan menuju ke sekitar Pulau Lancang, untuk melakukan tabur bunga," ucap Menhub.

Sebelumnya, Budi menjelaskan pihak KNKT akan tetap melakukan upaya pencarian dengan posko yang ada di Pulau Lancang.

Termasuk di dalamnya, Cockpit Voice Recorder (CVR).

"Kami berkomitmen tetap melakukan upaya-upaya, mengalihkan lead lapangan kepada KNKT."

"KNKT sudah mendapat kesepakatan dari bapak TNI dan Polri, untuk melakukan operasi lanjutan dengan home base yang ada di Pulau Lancang," jelas Menhub.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Bagus Puruhito melaporkan update hasil pencarian yang ditemukan oleh tim gabungan sampai hari ini.

"Berhasil mengevakuasi 324 kantong jenazah berisi bagian tubuh korban."

"Serpihan kecil badan pesawat sebanyak 68, serpihan besar badan pesawat sebanyak 55."

"Flight Data Recorder (FDR) pada tanggal 12 Januari, serta bagian CVR Elektronic Unit pada hari tanggal 15 Januari," ungkap Bagus.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul BREAKING NEWS: Operasi SAR Gabungan Sriwijaya Air SJ 182 Resmi Ditutup

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved