Breaking News:

Setiap Harinya Bank DKI Hanya Salurkan BST untuk 500 Penerima

Setiap penerima bantuan sosial akan menerima undangan paling lambat H-1 sebelum pelaksanaan distribusi.

warta kota
Warga saat mengantre untuk menerima Bantuan Sosial Tunai (BST) keluarga penerima manfaat di SDN Penjaringan 06, Jakarta Utara, Selasa (19/1/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Bank DKI dan Dinas Sosial DKI Jakarta membatasi calon penerima bantuan sosial tunai (BST). Langkah ini dilakukan untuk menghindari kerumunan yang memicu penularan Covid-19 saat proses BST diserahkan.

Sekretaris Perusahaan Bank DKI Herry Djufraini mengatakan, pihaknya hanya melayani maksimal 500 orang penerima BST setiap hari di setiap lokasi. Berdasarkan catatannya, ada 1.055.216 penerima BST di DKI Jakarta dengan lokasi distribusi di 160 titik.

“BST tersebut disalurkan melalui rekening dan diberikan dalam bentuk Kartu Tabungan dan Kartu ATM Bank DKI,” kata Herry berdasarkan keterangan yang diterima pada Rabu (20/1/2021).

Baca juga: Kiwil Ingin Rujuk dengan Meggy Wulandari Demi Masa Depan Anak

Baca juga: Airlangga Hartarto Positif Covid-19 tapi Tak Diumumkan, Moledoko: Cukup Beberapa Orang yang Tahu

Herry mengatakan, setiap penerima bantuan sosial akan menerima undangan paling lambat H-1 sebelum pelaksanaan distribusi. Undangan disampaikan oleh Kasatpel Sosial hingga RT/RW untuk selanjutnya diberikan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Setelah sampai di lokasi distribusi BST, penerima manfaat diwajibkan untuk selalu menggunakan masker, mencuci tangan serta mengecek suhu tubuh dan menjaga jarak di dalam maupun di luar ruangan distribusi BST. Kata dia, penerima BST yang datang ke lokasi wajib membawa undangan, KTP dan Kartu Keluarga (Asli & Fotocopy) sebagai syarat pengambilan bantuan.

Penerima BST diharapkan agar datang sesuai dengan jadwal untuk menghindari kerumunan. Bagi penerima BST yang berhalangan hadir sesuai jadwal pendistribusian, maka penerima akan diundang kembali pada undangan kedua hingga undangan yang dilakukan setelah distribusi pertama selesai pada lima wilayah DKI Jakarta dan Kepulauan Seribu.

“Kami mengapresiasi penerima BST yang telah mematuhi protokol Kesehatan di lokasi penyaluran distribusi BST. Penerima BST juga kooperatif dalam mengikuti jadwal yang telah disampaikan untuk menghindari kerumunan,” ujar Herry.

Baca juga: Hanya Sembilan Hari PSBB Ketat di Jakarta Diterapkan, Total Denda Hampir Mencapai Rp 65 juta

Baca juga: Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang Ungkap Dua Moda Transportasi Baru yang Memudahkan Warga

Dinas Sosial DKI Jakarta dan Bank DKI mulai menyalurkan Bantuan Sosial Tunai (BST) sebesar Rp 300.000 kepada warga Ibu Kota mulai Selasa (12/1/2021). Penyerahan duit yang dilakukan secara bertahap itu tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat, di antaranya memakai masker dan menjaga jarak.

“Besaran BST DKI Jakarta sebesar Rp 300.000 per bulannya yang diberikan selama empat bulan, mulai dari bulan Januari hingga April tahun 2021. BST tersebut disalurkan melalui rekening dan diberikan dalam bentuk Kartu Tabungan dan Kartu ATM Bank DKI,” kata Herry.

Herry mengatakan, pelaksanaan penyaluran BST kepada 1.055.216 penerima manfaat dilakukan mulai Januari tahun 2021 secara bertahap. Kemudian bergilir dari satu wilayah administrasi DKI Jakarta ke wilayah administrasi lainnya.

Baca juga: Ketua RT Sebut Aisyah Alissa yang Ibunya Meninggal karena Covid-19, Punya Dua Kakak Kandung

Baca juga: Polisi Gelar Perkara, Kasus Kerumunan Raffi Ahmad dan Ahok di Pesta Ricardo Gelael Ditetapkan Besok

Lokasi penyaluran terdapat di 160 titik lokasi dari masing-masing wilayah kota administrasi DKI Jakarta. Dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan, distribusi BST yang dilakukan Bank DKI bersama Dinsos Pemerintah Provinsi DKI Jakarta per titik lokasinya maksimal hanya melayani maksimal 500 orang penerima BST per hari.

Setiap penerima bantuan sosial akan menerima undangan paling lambat H-1 sebelum pelaksanaan distribusi dan undangan disampaikan oleh Kasatpel sosial hingga RT RW untuk selanjutnya diberikan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Setelah sampai di lokasi distribusi BST, penerima manfaat diwajibkan untuk selalu menggunakan masker, mencuci tangan serta mengecek suhu tubuh dan menjaga jarak di dalam maupun di luar ruangan distribusi BST.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Agus Himawan
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved