Virus Corona Tangsel

Polsek Serpong Bentuk Kampung Tangguh untuk Meredam Penyebaran dan Penularan Covid-19

Apa yang dilakukan Kapolsek Serpong, Kompol Supriyanto, patut diacungi jempol. Karena dia membentuk Kampung Tangguh untuk meredam virus corona.

Penulis: Rizki Amana | Editor: Valentino Verry
Dok Polsek Serpong
Kapolsek Serpong, Kompol Supriyanto, bersama stakeholder yang lain membentuk Kampung Tangguh di RW 02 Serpong, Tangerang Selatan, untuk meredam penyebaran dan penularan Covid-19. 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGSEL - Apa yang dilakukan Kapolsek Serpong, Kompol Supriyanto, patut diacungi jempol. Karena dia membentuk Kampung Tangguh untuk meredam virus corona.

Menurut Supriyanto, sejak pandemi Covid-19 melanda di Maret 2020, banyak temuan pelonjakan kasus oleh pihaknya terkait penyebaran virus corona. 

Dari total delapan RW yang ada di Serpong, penyebaran virus berbahaya tersebut paling banyak di RW 02. 

Ia menilai tingginya kasus penularan dan penyebaran infeksi Covid-19 ditengarai pemukiman yang padat penduduk, serta akses pintu masuk yang cukup banyak.

"Kemudian yang utama, yaitu kurangnya kesadaran warga dalam menerapkan Pola Hidup Bersih Sehat (PHBS) dan Prokes (Protokol Kesehatan) COVID-19," katanya, Rabu (20/1/2021).

Supriyanto menjelaskan tercatat sebanyak 38 warga yang terinfeksi virus corona di RW 02 itu sejak dilanda pandemi Covid-19. 

Dari jumlah kasus tersebut terdapat warga yang meninggal dunia sebanyak empat orang, 26 orang sembuh, dan delapn orang menjalani isolasi mandiri.

Langkah demi langkah pun dilakukan pihaknya bersama stakeholder terkait guna mengantisipasi pelonjakan kasus yang semakin tak terkendali. 

Kata Supriyanto, pada akhir Desember 2020 pihaknya menjadikan wilayah RW 02 sebagai program Kampung Tangguh

Sejak didirikannya Kampung Tangguh di RW 02 itu angka penyebaran dan penularan infeksi Covid-19 secara perlahan mulai menurun.

Pasalnya, pada bulan penghujung tahun 2020 itu, tercatat hanya ada sebanyak 12 kasus positif tanpa disertai kasus kematian. 

"Kemudian pada awal Januari 2021 sampai sekarang ini terus turun lagi setelah Kampung Tangguh didirikan. Terdapat 10 kasus positif, sembuh dua, isolasi mandiri delapan, dan Alhamdulillah tanpa angka kematian," ungkap Supriyanto.

"Artinya Kampung Tangguh ini sangat efektif untuk menekan angka penyebaran COVID-19. Kami akan terus dirikan Kampung Tangguh sampai benar-benar wilayah Serpong ini zero COVID-19," lanjutnya.

Sementara itu, kata Supriyanto Kampung Tangguh Jaya memiliki enam program utama dalam pendiriannya. Pada program pertama berupa tangguh kesehatan yang terfokus terkait kesehatan jasmani ataupun rohani dengan pelaksanaan protokol kesehatan di tempat ibadah.

"Kemudian dengan pendirian posko kesehatan dan perlengkapan medis, menggelar Rapid Test bagi warga dan tamu, serta tim pemulasaran jenazah. Terakhir sosialisasi bahaya COVID-19," tuturnya.

Terdapat pula program tangguh sosial dan ekonomi yang bertujuan untuk memperbaiki perekonomian warga.

"Kemudian adapula tangguh keamanan, tangguh edukasi, tangguh informasi dan kreatifitas. Terakhir, yakni tangguh demokrasi," pungkasnya.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved