Jumat, 5 Juni 2026

Mengenal PSG Pati: Klub Liga 2 Indonesia yang Punya Kompleks Latihan Sendiri

Meski cuma berstatus klub Liga 2 Indonesia, PSG Pati memiliki kelebihan yaitu mempunyai kompleks lapangan latihan sendiri.

Tayang:
Editor: Eko Priyono
Media PSG Pati
Tangkapan foto via drone dari atas kompleks Gelora Soekarno Mojoagung, Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Kompleks ini menjadi tempat latihan klub Liga 2 Indonesia PSG Pati. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Ada PSG di Indonesia? Ya, kabar ini bukan rekayasa. Namun, PSG yang dimaksud bukanlah Paris Saint-Germain, klub asal Paris, Perancis bertabur megabintang seperti Neymar dan Kylian Mbappe melainkan Putra Safin Group (PSG) Pati. Nilai plus klub Liga 2 Indonesia ini memiliki kompleks lapangan latihan sendiri.

Manajer PSG Pati, Doni Setiabudi mengatakan klub milik Wakil Bupati Kabupaten Pati, Saiful Arifin ini memiliki tiga lapangan sepak bola di dalam kompleks Gelora Soekarno Mojoagung, Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Satu di antaranya berumput sintetis.

Luas kompleks tersebut sekitar 15 hektare. Nantinya, Kang Jalu--sapaan akrab Doni--berencana membangun toko suvenir resmi hingga membangun stadion sendiri.

Sejauh ini, klub berjuluk Laskar Kembang Joyo tersebut kerap menyewa Stadion Joyokusumo Pati bila ada pertandingan resmi. Jaraknya sekitar 15 menit menggunakan mobil atau bus dari kompleks Gelora Soekarno Mojoagung.

"Sekarang ini kami jalan sambil perbaiki fasilitas lapangan. Target jangka panjangnya tentu memiliki stadion sendiri. Kebetulan kami juga punya asrama empat lantai serta dalam tahap pembangunan Univesitas. Ini tak lepas dari keinginan pemilik, pak Safin (Saiful Arifin) yang juga memperhatikan pendidikan bagi pesepak bola," ujar Doni kepada Warta Kota, Rabu (20/1/2021).

Menurut Doni, fasilitas lapangan milik pribadi ini menjadi aset terbesar PSG Pati. Artinya mereka bisa memanfaatkan hal tersebut di masa mendatang.

Sekarang ini, mereka terus menimba bakat-bakat pesepak bola belia di akademi Safin Pati Football Academy (SPFA). Akademi tersebut dipimpin pelatih berlisensi AFC Pro, Rudy Eka Priyambada.

Rudy merupakan mantan pelatih Mitra Kukar (2014), asisten pelatih klub Liga Bahrain, Al Najma (2015), pelatih PS Tira (Liga 1 2017), dan pelatih fisik Persebaya Surabaya (Liga 1 2019).

PSG Pati sebelumnya bernama Putra Sinar Giri (PSG) Gresik. Setelah Safin, panggilan karib Saifun Arifin, mengakuisisi, namanya pun diubah. PSG Pati "yang baru" sudah menggelar konferensi pers resmi pada 26 Desember 2020.

Saat itu mereka memperkenalkan jajaran manajemen, pelatih, dan ofisial. Khusus pelatih, PSG Pati diarsiteki Ibnu Grahan.

Legenda Persebaya Surabaya tersebut ikut berperan besar saat membantu Bhayangkara FC menjuarai Liga 1 Indonesia 2017.

Ibnu akan dibantu Satyo Husodo, putra asli Pati yang berpengalaman menjadi pemain profesional di klub Mitra Kukar, Deltras Sidoarjo, Gresik United, sampai Barito Putera.

Yang mengagumkan, PSG Pati seolah tak kesulitan merangkul sponsor di tengah pandemi Covid-19. Mereka kini disponsori Bank Jateng, Bucherri, Garuda Food, Goklat, Samaco, The Safin Hotel, dan apparel timnas Indonesia, Mills.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved