Rabu, 8 April 2026

Demo Pedagang Daging Sapi

Kepala Disperindag Kota Tangerang Minta Bulog Atasi Kenaikan Harga Daging Sapi

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Tangerang, Teddy Bayu, meminta Bulog untuk mengatasi kenaikan harga daging sapi.

Editor: Valentino Verry
Warta Kota/Andika Panduwinata
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Tangerang, Teddy Bayu, meminta kepada Pemerintah Pusat khususnya Bulog untuk bisa segera menyelesaikan persoalan kenaikan harga daging sapi di Kota Tangerang 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG - Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Tangerang, Teddy Bayu, meminta Bulog untuk bisa segera menyelesaikan persoalan kenaikan harga daging sapi di Kota Tangerang. 

"Kami berkoordinasi dengan Bulog untuk melakukan operasi pasar karena memang kewenangannya ada di mereka," ujar Teddy Bayu, Rabu (20/1/2021).

Untuk mengantisipasi kelangkaan daging sapi di pasaran akibat aksi mogok dari pedagang, pihak Pemkot juga meminta kepada Kementerian Perdagangan untuk menambah stock daging sapi di Kota Tangerang. 

"Kami telah mengirimkan surat ke Kementerian untuk meminta penambahan stock daging sapi, untuk mengantisipasi kelangkaan daging akibat aksi mogok yang dilakukan para pedagang," ucapnya.

Selain itu, lanjut Teddy, pihak Pemkot melalui PD Pasar juga akan mencari suply sapi lokal di wilayah Banten.

"Kami melalui PD Pasar akan mencari alternatif sapi lokal di wilayah Banten," kata Teddy.

Teddy mengungkapkan bahwa aksi mogok pedagang daging sapi lebih disebabkan oleh kenaikan harga daging sapi import dari Australia. 

"Untuk wilayah Jadetabek itu kan mengandalkan import sapi dari Australia. Dan daging sapi impor dari Australia naik secara mendadak sedang distributor serta pedagang tidak bisa jual karena ketinggian harganya. Tapi Jumat mereka mulai jualan lagi," ungkapnya.

Terkait operasi pasar, Teddy menambahkan bahwa pelaksanaannya nanti akan menyasar para pedagang langsung, dan  dilaksanakan secara daring mengingat kondisi pandemi. 

"Nanti akan kita tawarkan secara langsung ke padagang yang berminat secara online, karena jumlah dagingnya juga terbatas," tutur Teddy.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved