Breaking News:

Banjir Bandang

Jalani Pemeriksaan di Posko Kesehatan, Ini Keluhan Pengungsi Banjir Bandang Gunung Mas Puncak Bogor

Jalani pemeriksaan di Posko Kesehatan, Ini keluhan pengungsi banjir bandang Gunung Mas Puncak Bogor.

Wartakotalive.com/Hironimus Rama
Jalani pemeriksaan di Posko Kesehatan, Ini keluhan pengungsi banjir bandang Gunung Mas Puncak Bogor. 

WARTAKOTALIVE.COM, CISARUA - Pengungsi banjir bandang di Gunung Mas, Cisarua, menjalani pemeriksaan kesehatan di Posko Kesehatan yang dibangun Pemkab Bogor, Rabu (19/1/2021).

Posko Kesehatan ini dilayani oleh dokter-dokter dan tenaga kesehatan dari Polres Bogor, Dinas Kesehatan dan PMI Kabupaten Bogor.

PaurKes Polres Bogor Dr.Elynda Vidiyana Ekawati, mengatakan pihaknya melakukan pemeriksaan suhu termogun, pemeriksaan Vital Sign (Tensi, Nadi dan RR), pemeriksaan general sesuai simpt dan pengobatan serta terapi sesuai hasil diagnosa.

“Ada 247 pasien yang berobat, baik yang datang ke Posko Pengobatan maupun yang kami datangi ke Camp Pengungsian,” kata Elynda, Rabu (20/1/2021).

Dia menambahkan tidak ada keluhan serius dari warga terdampak banjir.

“Hanya keluhan ringan saja seperti ISPA, Hipertensi, Dyspepsia Sindrome, Tension Headache, dan Myalgia. Para pasien sudah diberikan pengobatan sesuai keluhan gejala sakit,” paparnya.

Tim dokter juga  menganjurkan para pengungsi untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan 3M.

“Untuk menunjang kesehatan pengungsi, kami bagikan masker dan multivitamin,” ungkap Elynda.

Pelayanan kesehatan ini diharapkan dapat menjaga stamina para pengungsi sehingga tidak jatuh sakit. 

“Pelayanan kesehatan ini akan kami berikan  hingga kondisi di Gunung Mas ini membaik,” tuturnya.

Baca juga: Warga Kampung Gunung Mas Puncak Bogor Sedang Makan, Tiba-tiba Banjir Bandang Menerjang

Pemeriksaan kesehatan para pengungsi ini sempat disaksikan Bupati Bogor Ade Yasin.

“Saya sudah cek ke Posko Kesehatan untuk memastikan kondisi kesehatan mereka. Alhamdulilah mereka sehat hanya ada sedikit pusing karena kehujanan. Secara keseluruhan kondisi para pengungsi aman,” tegas Ade Yasin.

Menurut dia, tidak diperlukan penanganan khusus atau trauma healing bagi korban terdampak khususnya anak-anak.

Berdasarkan pengecekan langsung oleh tim dokter anak-anak hanya mengalami kaget, tidak ada trauma mendalam akibat kejadian itu. 

“Alhamdulilah saya bersama tim dokter sudah melalukan pengecekan dan wawancara terhadap 45 anak. Mereka hanya kaget tidak ada trauma,” papar Ade.

Penulis: Hironimus Rama
Editor: Dodi Hasanuddin
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved