Breaking News:

Banjir Bandang

Gemuruh Longsor Bebatuan Muncul Lagi, Warga Rawadulang Ini Tak Jadi Bersihkan Lumpur di Rumahnya

Melihat luapan air disertai lumpur masuk ke dalam rumah, Nana bersama anak dan istrinya langsung mencari tempat perlindungan yang lebih aman.

Warta Kota/Hironimus Rama
Nana (38), warga Kampung Rawadulang, Gunung Mas, Cisarua menceritakan detik-detik terjadinya banjir bandang 

Nana pun langsung lari menjauh dari aliran sungai dan memantau rumahnya dari kejauhan.

"Ternyata banjir kedua ini lebih besar dari yang pertama. Banjir pertama masih terhalang pohon yang tumbang. Nah, banjir kedua ini menyapu semua pohon-pohon yang menghambat aliran sungai," tutur Nana.

Banjir kedua yang terjadi sekira pukul 12.00 WIB ini membawa serta lumpur, kayu hingga batu-batuan.

"Lumpur masuk ke beberapa rumah yang persis berada di pinggir aliran sungai, termasuk rumah saya," lanjutnya.

Banjir kedua ini membuat panik seluruh warga Kampung Rawadulang.

Mereka berhamburan dari dalam rumah untuk mencari tempat perlindungan.

Pengurus RT/RW lalu meminta seluruh warga untuk mengungsi ke tempat yang lebih aman sambil menunggu bantuan tiba.

Tak lama setelah banjir susulan ini, petugas dari BPBD, Tagana dan Damkar tiba di lokasi untuk membantu mengevakuasi warga.

Setelah banjir susulan pertama, ternyata masih ada lagi banjir susulan kedua pada pukul 14.00 WIB. Namun luapan airnya tak sebesar banjir kedua.

"Banjir kedua paling tinggi luapan airnya," papar Nana.

Halaman
123
Penulis: Hironimus Rama
Editor: Dedy
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved