Breaking News:

Bocah Malang

Benyamin Davnie Pastikan Keberlangsungan Pendidikan dan Tempat Tinggal Bagi Aisyah Alissa

Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, mengatakan pihaknya telah menyiapkan sejumlah kebijakan terkait nasib Aisyah Alissa.

Penulis: Rizki Amana | Editor: Valentino Verry
Warta Kota
Wakil Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie, memastikan bocah malang, Aisyah Alissa, akan tertangani dengan baik olehnya, terutama untuk masalah pendidikan dan tempat tinggal. 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGSEL - Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, mengatakan pihaknya telah menyiapkan sejumlah kebijakan terkait nasib malang yang menimpa bocah perempuan bernama Aisyah Alissa (10). 

Orang nomor dua di Kota Tangsel itu mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Sosial (Dinsos) Kota Tangsel untuk memastikan keberlangsungan pendidikan maupun tempat tinggal Aisyah usai dirinya tak lagi memiliki orang tua. 

"Rencana kita setelah dia sembuh dari Rumah Lawan Covid nanti akan ditangani oleh Dinas Sosial. Karena dia sekarang sebatang kara," kata Benyamin kepada Wartakotalive.com saat dikonfirmasi melalui sambungan selularnya, Kota Tangsel, Rabu (21/1/2021).

Pria yang akrab disapa Ben ini menuturkan, sementara waktu Aisyah akan bertempat tinggal di kediaman Kepala Dinsos Kota Tangsel, Wahyunoto Lukman. 

Bocah perempuan, Aisyah Alissa,  yang hanya hidup sebatang kara usai sang ibunda meninggal akibat Covid-19. 
 
Bocah perempuan, Aisyah Alissa,  yang hanya hidup sebatang kara usai sang ibunda meninggal akibat Covid-19.    (Istimewa)

Menurutnya, langkah itu dilakukan untuk memastikan sang bocah perempuan itu tetap melanjutkan pendidikan tingkat Sekolah Dasar Negeri (SDN) 04 Serua, Ciputat, Kota Tangsel. 

"Kadis Sosial bersedia untuk menampung sementara dulu Aisyah sambil nanti sekolah tetap kita lanjutkan," ujarnya. 

Kendati diketahui Aisyah bukan warga Kota Tangsel, Ben memastikan langkah tersebut diambil pihaknya dengan dasar kemanusiaan. 

Terkait dokumen kependudukannya itu, kata Ben, pihaknya tak mempermasalahkan hal tersebut mengingat domisili Aisyah yang tinggal di wilayah kerjanya. 

"Enggak apa-apa, sementara yang bisa komunikasikan itu yang pasti Pemerintah Kota Tangerang Selatan memperhatikan masa depan Aisyah gitu. Kita siap memperbaiki kehidupannya," tegasnya. 

Diwartakan sebelumnya, awal tahun 2021 menjadi kisah yang menyedihkan bagi anak perempuan berusia 10 tahun bernama Aisyah Alissa.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved