Breaking News:

Aplikasi

Banyak yang Berpaling ke Aplikasi lain, WhatsApp Pasang Iklan Besar di Koran Senilai Rp 1,9 Miliar

Banyaknya pengguna yang mulai meninggalkannya, WhatsApp pun memasang iklan di media cetak: "WhatsApp menghormati dan melindungi privasimu!"

Phone Arena
ILUSTRASI WhatsApp. Banyak pengguna yang meninggalkannya akibat kebijakan privasi baru, Aplikasi WhatsApp memasang iklan besar-besaran untuk meyakinkan penggunanya. 

Hal ini juga berlaku untuk riwayat panggilan telepon di aplikasi.

"Kami (WhatsApp) tidak menyimpan atau mencatat pesan dan panggilan yang dilakukan pengguna," kata WhatsApp.

Baca juga: Disebut sebagai Perusahaan Militer Komunis China dan Masuk Daftar Hitam AS, Ini Tanggapan Xiaomi

Baca juga: Mulai Rp 2 Jutaan, Smart TV Xiaomi Mi TV 4 Bezel-less dengan Bezel Tipis plus Deretan Keunggulannya

3. WhatsApp tidak membagikan kontak Anda dengan Facebook

WhatsApp juga menjanjikan bahwa daftar kontak masih tetap aman.

Maka, pengguna tidak perlu khawatir jika WhatsApp akan mengakses informasi nomor telepon yang tersimpan.

Baca juga: Bertemu Kemenkominfo, WhatsApp Harus Transparan Tentang Data Pengguna, Ini Hasil Lengkap Pertemuan

4. WhatsApp dan Facebook tidak dapat melihat lokasi yang Anda bagikan

Informasi soal lokasi pengguna berada serta isi pesan yang berkaitan dengan hal tersebut juga tidak akan dihimpun karena sudah dilengkapi dengan enkripsi end-to-end.

Artinya, pihak lain bahkan pihak WhatsApp sendiri tidak dapat mengaksesnya.

"Ketika Anda membagikan lokasi dengan seseorang di WhatsApp, lokasi tersebut dilindungi oleh enkripsi end-to-end. Ini berarti tidak seorang pun yang dapat melihat lokasi Anda, kecuali pengguna yang Anda bagikan," kata WhatsApp.

5. Grup di WhatsApp tetap bersifat pribadi

Sama halnya dengan isi pesan pribadi, obrolan grup juga dilindungi oleh enkripsi end-to-end agar terhindar dari penyalahgunaan.

Sebab, WhatsApp sebelumnya sempat dirumorkan akan menggunakan data ini untuk keperluan iklan.

"Kami tidak membagikan data ini dengan Facebook untuk tujuan periklanan. Sekali lagi, chat privat ini terenkripsi secara end-to-end sehingga kami tidak dapat melihat isinya," jelas WhatsApp. 

Agar data tetap aman, WhatsApp menyarankan pengguna untuk mengaktifkan opsi pesan sementara, sehingga isi pesan tidak akan bersifat permanen.

"Untuk privasi tambahan, Anda dapat memilih untuk menyetel pesan sementara yang akan hilang dari chat setelah dikirimkan," kata WhatsApp.

Sebelum kebijakan ini berlaku, pengguna juga disarankan untuk mengunduh data mereka dan melihat informasi apa saja yang diperoleh WhatsApp dari akun tersebut.

"Dari dalam aplikasi, Anda dapat mengunduh dan melihat informasi apa yang kami miliki di akun Anda," jelas WhatsApp.

Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Mulai Ditinggal Pengguna, WhatsApp Pasang Iklan Besar di Koran" Penulis: Wahyunanda Kusuma Pertiwi

Editor: Fred Mahatma TIS
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved