Breaking News:

Berita Jakarta

Bank DKI dan Dinas Sosial DKI Jakarta Batasi Jumlah Penerima BST di Setiap Titik

Bank DKI dan Dinas Sosial DKI Jakarta membatasi jumlah calon penerima bantuan sosial tunai (BST) sebesar Rp 300.000.

Warta Kota/Junianto Hamonangan
Wakil Wali Kota Jakarta Utara Ali Maulana Hakim meninjau pendistribusian BST Pemprov DKI Jakarta di SMKN 12, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (18/1/2021). Penyerahan BST kali ini dibatasi jumlah menerimanya agar tidak terjadi kerumunan yang berpotensi menyebarkan virus corona. 

WARTAKOTALIVE.COM, GAMBIR - Bank DKI dan Dinas Sosial DKI Jakarta membatasi jumlah calon penerima bantuan sosial tunai (BST) sebesar Rp 300.000.

Langkah pembatasan penerima BST dilakukan untuk menghindari kerumunan yang memicu penularan Covid-19 saat proses BST diserahkan.

Sekretaris Perusahaan Bank DKI Herry Djufraini mengatakan, pihaknya hanya melayani maksimal 500 orang penerima BST setiap hari di setiap lokasi.

Berdasarkan catatannya, ada 1.055.216 penerima BST di DKI Jakarta dengan lokasi distribusi di 160 titik.

“BST tersebut disalurkan melalui rekening dan diberikan dalam bentuk kartu tabungan dan kartu ATM Bank DKI,” kata Herry berdasarkan keterangan pers, Rabu (20/1/2021).

Baca juga: Setiap Harinya Bank DKI Hanya Salurkan BST untuk 500 Penerima

Baca juga: Penyaluran BST Terapkan Protokol Kesehatan Ketat, Zubaedah Senang Tidak Desak-desakkan

Herry mengatakan, setiap penerima bantuan sosial akan menerima undangan paling lambat H-1 sebelum pelaksanaan distribusi.

Undangan disampaikan oleh Kasatpel Sosial hingga RT/RW untuk selanjutnya diberikan kepada keluarga penerima manfaat (KPM).

Setelah sampai di lokasi distribusi BST, penerima manfaat diwajibkan untuk selalu menggunakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak di dalam dan luar ruangan distribusi BST.

Mereka juga dicek suhu tubuhnya.

Menurut dia, penerima BST yang datang ke lokasi wajib membawa undangan, KTP dan Kartu Keluarga (Asli & Fotocopy) sebagai syarat pengambilan bantuan.

Baca juga: Uang BST Dipotong Rp 100 Ribu, Lurah Pejuang: Pungutan Dalam Bentuk Apapun Tak Dibenarkan!

Baca juga: Distribusi BST di Jakarta Utara Terapkan Protokol Kesehatan Ketat untuk Mencegah Klaster Baru

Penerima BST diharapkan datang sesuai jadwal untuk menghindari kerumunan.

Bagi penerima BST yang berhalangan hadir sesuai jadwal pendistribusian, maka penerima akan diundang kembali pada undangan kedua.

Undangan kedua dilakukan setelah distribusi pertama selesai pada 5 wilayah DKI Jakarta dan Kepulauan Seribu.

“Kami mengapresiasi penerima BST yang telah mematuhi protokol Kesehatan di lokasi penyaluran distribusi BST."

"Penerima BST juga kooperatif dalam mengikuti jadwal yang telah disampaikan untuk menghindari kerumunan,” ujar Herry. 

Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved