Breaking News:

Prasetyo Edi: Maksimalkan Hotel yang Tak Terpakai untuk Pasien Covid-19

Salah satu yang paling utama karena adanya masyarakat yang berlibur ke daerah lain saat libur panjang Natal dan Tahun Baru 2021.

warta kota
Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Pimpinan DPRD DKI Jakarta meminta kepada pemerintah daerah untuk menggandeng pemilik hotel demi menyediakan tempat tidur isolasi bagi pasien Covid-19. Hal ini berkaca pada ketersediaan tempat tidur isolasi Covid-19 yang kian menipis di Jakarta.

“Sekarang kita harus punya satu terobosan, yaitu fasilitas hotel yang sekarang banyak sekali nggak bisa operasional, yang nganggur akibat Covid-19 ini difungsikan,” kata Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi pada Selasa (19/1/2021).

“Saya yakin mereka bisa menerima kok (untuk isolasi pasien Covid-19) karena membantu ekonomi juga. Saya melihat kondisi seperti ini dan saya mengajukan kepada Pak Gubernur,” tambah Politisi PDI Perjuangan ini.

Menurutnya, wabah Covid-19 di Ibu Kota kian mengkhawatirkan yang dipicu beberapa faktor. Salah satu yang paling utama karena adanya masyarakat yang berlibur ke daerah lain saat libur panjang Natal dan Tahun Baru 2021.

Baca juga: Makalah Calon Kapolri Diserahkan 3 Jenderal ke DPR, Judulnya Transformasi Menuju Polri yang Presisi

Baca juga: VIDEO Ibundanya Meninggal Dunia, Denny Cagur Terlihat Tegar Selama Pemakaman

Kepergian mereka memicu penularan Covid-19, apalagi banyak orang yang positif namun berkategori tanpa gejala. “Liburan kemarin ini sangat luar biasa karena orang ke luar kota, pulang ke Jakarta, daerah penunjang semua minta ke Jakarta, mengecek RSDC Wisma Atlet sampai penuh saat ini,” ujar Prasetyo.

Seperti diketahui, tingkat keterisian tempat tidur di 101 fasilitas kesehatan untuk pasien Covid-19 di Jakarta melampaui standar World Health Organization (WHO) atau Organisasi Kesehatan Dunia. Sampai 10 Januari 2021 tingkat bed occupancy ratio (BOR) untuk isolasi di Jakarta mencapai 86 persen, sedangkan untuk ICU mencapai 85 persen.

Angka ini melebihi dari standar yang ditetapkan WHO sebesar 60 persen. Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit pada Dinas Kesehatan DKI Jakarta Dwi Oktavia mengatakan, berdasarkan data terakhir pada 10 Januari, terdapat peningkatan kapasitas tempat tidur isolasi dan tempat tidur ICU di 101 RS rujukan.

“Untuk tempat tidur isolasi sejumlah 7.548, persentase keterisiannya sebesar 86 persen dengan total pasien isolasi sebanyak 6.501 orang. Sedangkan untuk tempat tidur ICU sejumlah 995, persentase keterisiannya sebesar 85 persen dengan total pasien ICU sebanyak 849 orang,” kata Dwi.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Agus Himawan
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved