Breaking News:

Bandara Soekarno Hatta

Memprihatinkan, Surat Tes Palsu Covid-19 Dijual Terang-terangan, 15 Ditangkap, 1 Februari Diperketat

Kasus penemuan surat hasil tes Covid-19 palsu sudah terjadi sejak Oktober 2020 lalu. Polresta Bandara bahkan sudah menangkap 15 orang

Editor: Wito Karyono
Warta Kota/Andika Panduwinata
Jajaran Polresta Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang berhasil meringkus sindikat pemalsuan surat kesehatan hasil Swab PCR. Terbongkarnya kasus ini atas proses penyelidikan yang dilakukan oleh tim gabungan Polresta Bandara Soetta, Kementerian Perhubungan dan TNI. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Kasus penemuan surat hasil tes Covid-19 palsu sudah terjadi sejak Oktober 2020 lalu.

Polresta Bandara bahkan sudah menangkap 15 orang pelaku pamalsuan surat tes Covid-19.

Dengan dihargai Rp 1 juta untuk setiap surat tes palsu, pelaku dikabarkan sudah terbitkan sekitar 200 surat hasil tes covid-19 tanpa tes alias palsu.

Baca juga: Polresta Bandara Soekarno-Hatta Ringkus Sindikat Pemalsuan Surat Kesehatan Swab PCR

Baca juga: Sindikat Pemalsuan Surat Bebas Covid-19 di Bandara Soekarno-Hatta Menawarkan Langsung ke Penumpang

Atas penemuan memprihatinkan itu, Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Bandara Soekarno-Hatta akan menerapkan sistem baru agar tak ada lagi surat hasil tes Covid-19 palsu.

Salah satu caranya adalah dengan mewajibkan fasilitas kesehatan yang menerbitkan surat hasil PCR test atau rapid test antigen bagi calon penumpang mengunggah dokumen itu ke dalam Electronic Health Alert Card (e-HAC).

"Seluruh pelayanan kesehatan yang akan mengeluarkan (hasil tes) PCR atau antigen, harus terdaftar di electronic Health Alert Card (e-HAC)," kata Kepala KKP Darmawali Handoko kepada wartawan, Senin (18/1/2021).

Baca juga: AC Milan Kian Kokoh Usai Kalahkan Cagilari 2-0, Ibra Borong Gol dan Sambut Kedatangan Mandzukic

Baca juga: Rating Pemain Arsenal Saat Hajar Newcastle 3-0, Aubameyang Tertinggi, Gunners Lumayan Naik 1 Level

"Jadi, pihak pelayanan kesehatan itu yang meng-upload (ke e-HAC)," lanjut dia.

Jajaran Polresta Bandara Soekarno Hatta, Tangerang berhasil membongkar kasus pemalsuan surat kesehatan hasil Swab PCR. Para sindikat pemalsuan itu pun terancam hukuman berat.
Jajaran Polresta Bandara Soekarno Hatta, Tangerang berhasil membongkar kasus pemalsuan surat kesehatan hasil Swab PCR. Para sindikat pemalsuan itu pun terancam hukuman berat. (Warta Kota/Andika Panduwinata)

Usai pihak pelayanan kesehatan mengunggah hasil tes PCR atau Antigen tersebut, orang yang melakukan tes itu juga akan memiliki hasilnya di e-HAC masing-masing.

Dengan adanya langkah itu, calon penumpang pesawat harus menunjukkan hasil tes mereka melalui aplikasi e-HAC kepada petugas bandara.

Darmawali mengatakan, langkah baru ini wacananya akan berlaku mulai bulan Februari 2021.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved