Breaking News:

eSports

Ketua MPR Dukung Kiprah Tim Indonesia di Kejuaraan Dunia Esports

Ketua MPR, Bambang Soesatyo, mendukung kiprah tim Indonesia di Mobile Legends World Championship 2020 (M2) dan PUBG Mobile Global Championship 2021.

Penulis: Merdi Iskandar | Editor: Merdi Iskandar
TRIBUNNEWS/CHAERUL UMAM
Ketua MPR Bambang Soesatyo memberikan keterangan pers kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan Jakarta, Sabtu (28/11/2020). Bamsoet mendukung kiprah empat tim eSports Indonesia yang sedang bertarung di kejuaraan dunia. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Ketua MPR, Bambang Soesatyo, mendukung kiprah tim Indonesia di Mobile Legends: Bang Bang World Championship 2020 (M2) dan PUBG Mobile Global Championship (PMGC) 2021.

Hal itu diungkapkan pria yang akrab disapa Bamsoet itu saat menerima Pengurus Besar Esports Indonesia.

“RRQ Hoshi dan Alter Ego adalah juara serta runner-up MPL ID Season 6, sedangkan Bigetron dan Aerowolf lolos ke PMGC setelah di babak kualifikasi berada di peringkat dua dan 14,“ ujar Bamsoet, seperti dilansir rmco.id.

Sebagai Dewan Pembina PB eSports, Bamsoet juga mengajak para penggemar eSports di Indonesia bersatu memberikan dukungan kepada keempat tim tersebut dan jangan sampai terpecah belah.

“Saat bertanding di kejuaraan dunia, para pemain eSports profesional tersebut tidak lagi membawa nama tim, melainkan nama Indonesia. Karenanya, kita harus mendukung bersama. Prestasi mereka adalah bagian dari prestasi Indonesia,” tutur dia.

Esports Indonesia semakin berkembang, bahkan tidak sedikit tim dari Indonesia yang sudah berprestasi di level dunia.

Saat ini setidaknya ada empat tim dari dua cabang berbeda yang mencoba mengharumkan nama Indonesia.

Mereka adalah Alter Ego dan RRQ Hoshi di M2, di Singapura. Kemudian, ada Bigetron Red Aliens dan Aerowolf Limax, yang bertarung di PUBG Mobile Global Championship 2021, di Uni Emirat Arab.

Tim-tim Indonesia menjadi unggulan pada dua ajang tersebut dan punya potensi untuk menjadi juara.

Bamsoet menyatakan perkembangan eSports di dunia semakin pesat.

Dampaknya terhadap ekonomi juga sangat besar. Dia memaparkan data dari World Economic Forum 2018, yang memprediksi ledakan eSports di dunia akan menjadi bisnis bernilai 1 milliar dollar AS, dengan audiens mencapai 300 juta.

“Prediksi tersebut sangat beralasan, lantaran pada tahun 2018 saja, eSports dunia diprediksi mencatatkan perputaran uang mencapai 905 juta dolar AS. Begitupun di Indonesia, demam eSports sudah melanda lintas usia dan status sosial. Siapa yang menyangka jika dari game, bisa menghasilkan pendapatan luar biasa dan juga bisa mengharumkan nama bangsa,” tutur Bamsoet.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved