Breaking News:

Gempa Bumi

Kemenkes RI Siapkan Layanan Kesehatan di Lokasi Gempa Sulbar

Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan RI menyaiapkan fasilitas kesehatan bagi warga korban gempa di Sulawesi Barat.

Surya/Ahmad Zaimul Haq
Kapal rumah sakit KRI dr Soeharso. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia mempersiapkan dua pusat layanan kesehatan dalam melaksanakan pelayanan kesehatan pascagempa M6,2 di Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar).

Dalam siaran pers yang diterima Wartakotalive.comd ari BNPB, hal ini dijelaskan oleh Kepala Pusat Krisis Kemenkes Dr. Budi Sylvana bahwa dua pusat pelayanan kesehatan yang tersedia antara lain Rumah Sakit Kapal dan Puskesmas.

Baca juga: FOTO : Presiden Joko Widodo Tinjau Kantor Gubernur yang Ambruk Naik ke Puing Bangunan

Baca juga: Kunjungi Lokasi Gempa di Sulbar, Jokowi Ingin Pastikan Proses Evakuasi, Bantuan, Bangun Gedung Roboh

“Dua pusat layanan kesehatan yang dapat digunakan masyarakat yaitu Rumah Sakit Kapal dan Puskesmas,” ucap Budi dalam Konferensi Pers Penanganan Bencana Pascagempa M6,2 Sulbar, Selasa (19/1/2020).

Kemudian Budi mengungkapkan pihak TNI turut berperan dalam pengoperasian Rumah Sakit Kapal yang digunakan untuk pelayanan kesehatan masyarakat terdampak.

"Pihak TNI turut membantu satu Rumah Sakit Kapal dari Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) dr. Soeharso-990 (SHS-990) dari Komando Armada II (Koarmada II) Surabaya yang saat ini sudah di Mamuju" ujar Budi.

Budi juga menambahkan ada tambahan satu rumah sakit terapung dari Airlangga Surabaya.

“Ada tambahan lagi satu rumah sakit terapung dari Airlangga Surabaya sehingga esok hari (20/1) mudah-mudahan sudah sampai dan dapat segera dioperasikan untuk pelayanan kesehatan,” tambah Budi.

Selanjutnya, Budi juga menjelaskan bahwa tiga puskesmas yang ada di Kabupaten Mamuju telah mulai kembali beroperasi.

“Baru kemarin awalnya memang semua Puskesmas tidak ada pelayanan, namun hari keempat kemarin alhamdulillah semua puskesmas sudah melaksanakan fungsi-fungsinya dengan baik sehingga pelayanan kesehatan untuk masyarakat terdampak mulai dapat terlaksana dan diharapkan terus berjalan secara optimal," tuturnya.

Baca juga: BREAKING NEWS: Maluku Utara Diguncang Gempa Bumi 5.0 Skala Richter, BMKG Ingatkan Gempa Susulan

Baca juga: TNI AD Kirim Puluhan Dus Pampers Hingga Alat Berat Untuk Korban Gempa Sulbar dan Banjir Kalsel

Mengenai pelayanan rumah sakit, total dari empat rumah sakit yang ada di Kabupaten Mamuju, hanya dua rumah sakit yang dapat beroperasi, yaitu Rumah Sakit Regional dan Rumah Sakit Bhayangkara.

Saat ini Kemenkes tetap mengatur kebutuhan tenaga dokter ahli di Provinsi Sulawesi Barat sehingga mampu memenuhi layanan kesehatan pascabencana gempa tersebut.

Editor: Alex Suban
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved