Virus Corona Jabodetabek

Kampung Tangguh di RW 02 Serpong Tangerang Selatan Mampu Redam Penyebaran dan Penularan Covid-19

Kampung Tangguh di RW 02 Serpong Tangerang Selatan mampu redam penyebaran dan penularan Covid-19.

Penulis: Rizki Amana | Editor: Dodi Hasanuddin
Dok Polsek Serpong
Kampung Tangguh di RW 02 Serpong Tangerang Selatan mampu redam penyebaran dan penularan Covid-19. 

WARTAKOTALIVE.COM, SERPONG - Kampung tangguh di RW 02 Serpong Tangerang Selatan mampu redam penyebaran dan penularan Covid-19.

Kasus infeksi covid-19 di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) memiliki catatan suram termasuk di wilayah Serpong

Kapolsek Serpong, Kompol Supriyanto, mengatakan, sejak pandemi covid-19 melanda di Maret 2020, banyak temuan pelonjakan kasus oleh pihaknya terkait penyebaran virus corona. 

Dari total 8 RW yang ada di Serpong, penyebaran kasus tertinggi terdapat di RW 02. 

Ia menilai tingginya kasus penularan dan penyebaran infeksi covid-19 ditengarai pemukiman yang padat penduduk, serta akses pintu masuk yang cukup banyak.

"Kemudian yang utama, yaitu kurangnya kesadaran warga dalam menerapkan Pola Hidup Bersih Sehat (PHBS) dan Prokes (Protokol Kesehatan) COVID-19," katanya saat dikonfirmasi, Serpong, Kota Tangsel, Selasa (19/1/2021).

Supriyanto menjelaskan, tercatat sebanyak 38 warga yang terinfeksi virus corona di RW 02 itu sejak dilanda pandemi covid-19. 

Dari jumlah kasus tersebut terdapat warga yang meninggal dunia sebanyak 4 orang, 26 orang sembuh, dan 8 orang menjalani isolasi mandiri.

Langkah demi langkah pun dilakukan pihaknya bersama stakeholder terkait guna mengantisipasi pelonjakan kasus yang semakin tak terkendali. 

Baca juga: PMI Kota Tangerang Layak Laksanakan Donor Plasma Darah Konvalesen kepada Pasien Covid-19

Kata Supriyanto, pada akhir Desember 2020 pihaknya menjadikan wilayah RW 02 sebagai program Kampung Tangguh

Sejak didirikannya Kampung Tangguh di RW 02 itu angka penyebaran dan penularan infeksi covid-19 secara perlahan mulai menurun.

Pasalnya, pada bulan penghujung tahun 2020 itu, tercatat hanya ada sebanyak 12 kasus positif tanpa disertai kasus kematian. 

"Kemudian pada awal Januari 2021 sampai sekarang ini terus turun lagi setelah Kampung Tangguh didirikan. Terdapat 10 kasus positif, sembuh dua, isolasi mandiri delapan, dan Alhamdulillah tanpa angka kematian," ungkap Supriyanto.

"Artinya Kampung Tangguh ini sangat efektif untuk menekan angka penyebaran COVID-19. Kami akan terus dirikan Kampung Tangguh sampai benar-benar wilayah Serpong ini zero COVID-19," lanjutnya.

Baca juga: Pedagang Daging Sapi di Kota Tangerang Mogok Tiga Hari Akibat Harga yang Tinggi

Sementara itu, kata Supriyanto Kampung Tangguh Jaya memiliki enam program utama dalam pendiriannya.

Pada program pertama berupa tangguh kesehatan yang terfokus terkait kesehatan jasmani ataupun rohani dengan pelaksanaan protokol kesehatan di tempat ibadah.

"Kemudian dengan pendirian posko kesehatan dan perlengkapan medis, menggelar Rapid Test bagi warga dan tamu, serta tim pemulasaran jenazah. Terakhir sosialisasi bahaya COVID-19," tuturnya.

Terdapat pula program tangguh sosial dan ekonomi yang bertujuan untuk memperbaiki perekonomian warga.

"Kemudian adapula tangguh keamanan, tangguh edukasi, tangguh informasi dan kreatifitas. Terakhir, yakni tangguh demokrasi," pungkasnya. 

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved