Gempa Sulawesi Barat

Jokowi akan Beri Bantuan Perbaikan Rumah Korban Gempa di Sulbar: Rusak Berat Rp 50 Juta

pemerintah akan membantu untuk yang rusak berat Rp 50 juta, rusak sedang Rp 25 juta, dan rusak ringan Rp 10 juta

Biro Pers Sekertariat Presiden
Presiden Jokowi saat tinjau lokasi kantor Gubernur Sulbar yang rusak berat karena diguncang gempa. Jokowi minta untuk diaudit agar bisa dibangun kembali oleh pemerintah pusat. 

Wartakotalive.com, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut pemerintah pusat akan memberikan bantuan untuk perbaikan rumah warga yang rusak akibat gempa di Sulawesi Barat (Sulbar).

Hal itu diungkapkan Jokowi kala meninjau para korban yang berada tak jauh dari posko pengungsian di Stadion Marakarra, Mamuju, Sulbar.

"Untuk rumah penduduk yang roboh, pemerintah akan membantu untuk yang rusak berat Rp 50 juta, rusak sedang Rp 25 juta, dan rusak ringan Rp 10 juta," ungkap Jokowi, Selasa (19/1/2021) dikutip dari setkab.go.id.

Jokowi juga menyampaikan ingin memastikan langsung evakuasi dan pertolongan yang diberikan kepada warga terdampak gempa telah berjalan dengan baik.

"Saya datang untuk memastikan bahwa proses evakuasi, bantuan kepada masyarakat, logistik untuk pengungsi, dan tenda-tenda pengungsi terkelola dengan baik."

"Ini yang ingin saya pastikan dengan datang ke sini," ungkap Jokowi.

Dalam kunjungannya di Kabupaten Mamuju, Presiden menyaksikan sendiri dampak besar yang diakibatkan gempa berkekuatan magnitudo 6,2 pada Jumat (15/1/2021) yang melanda Kabupaten Mamuju dan Majene.

Jokowi memastikan pemerintah pusat akan memberikan bantuan dengan membangun kembali gedung-gedung pemerintahan yang roboh agar pelayanan publik dapat kembali berjalan.

"Tadi saya sudah sampaikan ke Gubernur, untuk gedung-gedung pemerintah yang roboh, setelah diaudit, nanti segera pemerintah pusat akan bangun kembali," tutur Jokowi.

Jokowi juga menyampaikan dukacita mendalam bagi para korban bencana gempa. Presiden mendoakan agar keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan ketabahan.

"Saya ingin menyampaikan dukacita mendalam atas korban kurang lebih 80 orang yang meninggal yang telah ditemukan."

"Semoga yang ditinggalkan diberi keikhlasan dan kesabaran," tandasnya.

Untuk diketahui, Stadion Manakarra saat ini dialihfungsikan sebagai tempat pengungsian bagi para warga terdampak bencana gempa.

Sejumlah tenda didirikan untuk menampung warga dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved