Pencuri HP

Berkat CCTV Pria Bertato yang Mencuri HP di Tambora Diringkus Polisi

Polisi berhasil menangkap pencuri HP di Pekojan, Tambora, Jakarta Barat, berkat terekam CCTV.

Penulis: Desy Selviany | Editor: Valentino Verry
Warta Kota/Desy Selviany
Polsek Tambora meringkus pencuri handphone, Selasa (19/1/2021). Pria itu ditangkap karena aksinya terekam CCTV. (Humas Polres Metro Jakarta Barat) 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Polisi berhasil menangkap pencuri HP di Pekojan, Tambora, Jakarta Barat, berkat terekam CCTV.

Aksi pria bertato itu terlihat jelas di CCTV saat mencuri HP korbannya yang tengah tertidur. Kapolsek Tambora, Kompol Moh Faruk Rozi, mengatakan pihaknya baru saja meringkus pria berinisial MD (30) warga Jalan Gedung Panjang 1, Pekojan, Tambora, Jakarta Barat.

Penangkapan itu berawal dari laporan warga yang kehilangan HP saat tengah tertidur di kamar kos.

Saat itu pada Kamis (14/1/2021) pukul 04.00 WIB di Jalan Gedong Panjang, Pekojan Tambora Jakarta Barat, korban bernama Veter Cahyo Utomo Wijiyo tengah tertidur lelap.

Saat itu, korban tertidur di kamar kos dengan pintu tidak terkunci. HP ditaruh korban di dalam sebuah tas.

"Ketika korban terbangun dan hendak mengunakan handphone tersebut, dilihat handphone miliknya sudah hilang," kata Kompol Faruk, Selasa (19/01/2021).

Mengetahui ponsel miliknya hilang, kemudian korban mencari dan menanyakan kepada tetangga. Lalu korban meminta rekaman CCTV milik tetangga korban dan memeriksa rekaman tersebut.

Dalam rekaman terlihat seorang pria memasuki kamar kos korban.

"Atas kejadian itu, korban melaporkannya ke Polsek Tambora," lanjutnya.

Sementara, Kanit Reskrim Polsek Tambora, AKP Suparmin menambahkan, berdasarkan laporan tersebut, pihaknya melakukan penyelidikan dengan melihat rekaman CCTV tersebut. Pihaknya juga meminta keterangan saksi-saksi.

"Kurang dari 1x24 jam pelaku kami amankan di rumahnya bersama barang bukti berupa satu unit handphone milik korban," tambahnya.

Akibat perbuatannya, pelaku dijerat pasal 362 KUHP tentang pencurian dengan hukuman maksimal lima tahun penjara.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved