Breaking News:

Berita Jakarta

Relief di Gedung Sarinah Dipastikan Sudah Ada Sejak Tahun 1960-an

PT Sarinah (Persero) menyatakan, relief patung petani dan nelayan di ruangannya pernah dijadikan sistem tata udara atau air handling unit (AHU).

Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Intan Ungaling Dian
Dok Warta Kota
Gedung Sarinah di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (2/11/2016). 

WARTAKOTALIVE.COM, GAMBIR - PT Sarinah (Persero) menyatakan, relief patung petani dan nelayan di ruangannya pernah dijadikan sistem tata udara atau air handling unit (AHU).

Relief di ruangan tersebut juga  telah diketahui sejak dulu atau sekitar tahun 1960-an.

Relief sepanjang 12 meter dan tinggi 3 meter itu dibangun pada era Presiden RI Soekarno pada tahun 1963.

Direktur Utama PT Sarinah (Persero) Fetty Kwartati mengatakan, relief itu sudah ada sejak bangunan Sarinah didirikan puluhan tahun silam.

Bahkan, relief tersebut telah didata sebagai bagian dari Gedung Sarinah.

“Kami, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta Pemprov DKI Jakarta sudah mengetahui keberadaan relief tersebut sejak dulu,” kata Fetty Kwartati saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Minggu (17/1/20210).

Baca juga: Dibangun Era Presiden Soekarno, Relief di Sarinah Diduga Buatan Edhi Sunarso

Baca juga: Polisi Belum Ringkus Pembakar Halte Sarinah, Katanya Rekaman Narasi TV Belum Bisa Jadi Dasar Bukti

Namun, kata dia, sejak insiden kebakaran pada 1984, posisi relief terdampak pada proses revitalisasi Sarinah saat itu.

Lokasi relief pun menjadi tertutup. Namun pada revitalisasi saat ini dia berjanji akan memunculkan warisan Bung Karno tersebut.

“Bukan hanya revitalisasi tapi relief ini juga akan direstorasi dan akan menjadi ikon cagar budaya Gedung Sarinah," kata Fetty.

Menurutnya, revitalisasi gedung tersebut dimulai sejak Juni 2020 dan target selesai pada 10 November 2021.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved