Berita Nasional

Kasus Korupsi Tanah Rp 3 Triliun di NTT, Gories Mere dan Karni Ilyas Dinilai Pembeli Beritikad Baik

Selain sudah mengembalikan tanah yang mereka beli, Gories maupun Karni dikategorikan pembeli beritikad baik dalam kasus penjualan aset negara di NTT

Editor: Wito Karyono
Tribunnews
Gories Mere, mantan Staf Khusus Presiden Jokowi bidang Intelijen dan Mantan Kepala BNN yang sempat tersandung kasus pembelian tanah negara di NTT. Ia dan Karni Ilyas dianggap pembeli beritikad baik 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Sebanyak 102 orang telah diperiksa kasus dugaan korupsi pengalihan aset negara senilai Rp 3 tirliun di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Dua orang Jakarta yang diperiksa adalah mantan Kepala BNN Gories Mere dan Pemimpin Redaksi tvOne Karni Ilyas.

Hasilnya, Gories Mere dan Karni Ilyas tampaknya bakal bebas dari kasus tanah tersebut.

Baca juga: Gories Mere dan Karni Ilyas Rabu Hari Ini Dijadwalkan Diperiksa Kejati NTT Kasus Dugaan Korupsi

Baca juga: Farida Pasha Pemeran Mak Lampir Meninggal, Para Selebritas Tulis Ucapan Duka di Instagram Ify Alyssa

Selain sudah mengembalikan tanah yang mereka beli, Gories maupun Karni dikategorikan pembeli beritikad baik.

Seperti diketahui Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur (NTT) menyatakan telah memeriksa 102 orang dalam kasus dugaan korupsi pengalihan aset atau jual beli tanah negara seluas 30 hektar senilai Rp 3 Triliun.

Tanah tersebut berada di Kerangan Kelurahan Labuan Bajo, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat.

Baca juga: Siapa Pacar Natasha Wilona Usai Putus dari Verrell Bramasta dan Sempat Dekat dengan Kevin Sanjaya?

Dari 102 orang itu, termasuk di antaranya mantan staf khusus Presiden Joko Widodo yang juga mantan Kepala BNN yakni Gories Mere dan Pemimpin Redaksi tvOne Karni Ilyas.

Karni Ilyas
Karni Ilyas (tribunnews)

 Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) NTT, Yulianto, mengatakan dari hasil pemeriksaan dan alat bukti, jaksa menyimpulkan Gories Mere dan Karni Ilyas termasuk pembeli yang beritikad baik.

"Pak Gories Mere dan Karni Ilyas sudah diperiksa sebagai saksi oleh tim penyidik,"kata Yulianto di Kupang, NTT pada Sabtu (16/1/2021), dikutip dari Kompas.com.

"Hingga saat ini, tim penyidik masih menyimpulkan, berdasarkan alat bukti Pak Gories Mere dan Karni Ilyas ini adalah masih diklasterkan sebagai pembeli yang beritikad baik,"

Baca juga: VIDEO Genap Berusia 39 Tahun, Son Ye Jin Beruntung Dapat Banyak Hadiah Ulang Tahun

Namun demikian, lanjut Yulianto, nama keduanya tetap ada dalam berkas perkara. Pasalnya, keduanya sudah diperiksa di Kejaksaan Agung.

Menurut Yulianto, dalam aturan hukum, ketika pihak ketiga beritikad baik maka itu wajib dilindungi hukum.

"Contohnya jika saya membeli obyek tanah dan saya tidak tahu persis tanah itu bermasalah, maka harus dilindungi oleh hukum," kata Yulianto.

Follow instagram kami

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved