Breaking News:

Pesawat Sriwijaya Air Jatuh

Kabar Terbaru, Sebanyak 188 Kantong Jenazah Korban Sriwijaya Air SJ182 Sudah Diterima Tim DVI

Tim Disaster Victim Identification Polri telah menerima 188 kantong jenazah berisi potongan tubuh penumpang Pesawat Sriwijaya Air

Penulis: Desy Selviany | Editor: Dian Anditya Mutiara
Warta Kota/Junianto Hamonangan
Tim DVI Polri sudah menerima 188 kantong jenazah berisi potongan tubuh korban Sriwijaya Air SJ182, Minggu (17/1/2021) Sebanyak 36 kantong jenazah berisi bagian tubuh korban pesawat Sriwijaya Air SJ-182 diserahkan ke Dermaga JICT II, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (14/1/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Berikut ini update perkembangan penemuan jenazah korban Sriwijaya Air SJ182 yang jatuh di Kepulauan Seribu.

Tim Disaster Victim Identification (DVI Polri) telah menerima 188 kantong jenazah berisi potongan tubuh penumpang Pesawat Sriwijaya Air yang jatuh.

Komandan DVI Pusat Kedokteran dan Kesehatan Polri Kombes Hery Wijatmoko mengatakan pihaknya telah menerima 62 laporan data orang hilang atas peristiwa kecelakaan tersebut.

"Kemudian, sampai Minggu (17/1/2021) pagi ini juga kami telah menerima total 188 kantong body part jenazah," ujar Hery di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.

Dari 188 kantong jenazah sebanyak 162 potongan jenazah sudah diidentifikasi sementara 26 kantong jenazah lainnya masih dalam proses identifikasi.

Selain itu pihak Tim DVI juga telah menerima 143 sampel ante mortem dari keluarga korban.

"Ada beberapa sampel ante mortem yang sedang kami kejar dan kami collect untuk pemeriksaan lebih lanjut salah satunya sampel yang dari Jawa Tengah," terang Hery.

Baca juga: 17 Korban Teridentifikasi Sriwijaya Air SJ 182 Sudah Dapat Santunan Jasa Raharja Rp 50 Juta

Baca juga: Jasad Belum Ketemu, Keluarga Pilot Sriwijaya Air Kapten Afwan Zamzami Mulai Ikhlas, Siap Tabur Bunga

Baca juga: Total 298 Kantong Jenazah Dikumpulkan hingga Hari ke-8 Operasi SAR Sriwijaya Air SJ-182

Sebab kata Hery, dalam pemeriksaan ante mortem diperlukan dua sampel yakni sampel DNA dari pihak wanita dan sampel DNA dari pihak laki-laki.

"Jadi saat ini laboratorium DNA Pusdokkes polri  telah terima 351 sampel terdiri atas 208 sampel post mortem dan 143 sampel ante mortem," tuturnya.

Sementara korban yang sudah teridentifikasi sampai saat ini yakni 24 korban.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved