Breaking News:

Virus Corona Jabodetabek

Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19, Rumah Sakit Lapangan di Kota Bogor Diresmikan Senin Besok

Antisipasi lonjakan kasus Covid-19, Rumah Sakit Lapangan di Kota Bogor diresmikan Senin Besok.

Penulis: Dodi Hasanuddin | Editor: Dodi Hasanuddin
TribunnewsBogor/Lingga Arvian Nugroho
Antisipasi lonjakan kasus Covid-19, Rumah Sakit Lapangan di Kota Bogor diresmikan Senin Besok. 

WARTAKOTALIVE.COM, BOGOR - Kasus Covid-19 di Kota Bogor tengah melonjak tinggi. Sebagai antisipasi lonjakan kasus Covid-19, Rumah Sakit Lapangan akan diresmikan Senin (18/1/2021).

Peresmian Rumah Sakit Lapangan di Kota Bogor akan dilakukan Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto.

"Pemkot Bogor melakukan langkah-langkah antisipasi dengan menyiapkan rumah sakit darurat atau rumah sakit lapangan yang akan diresmikan, Senin (18/1/2021) dan mempercepat penyediaan fasilitas isolasi untuk Orang Tanpa Gejala (OTG)," kata Bima Arya dilansir dari Instagram@pemkotbogor.

Bima Arya mengatakan, memasuki empat hari Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa-Bali, Satgas Covid-19 Kota Bogor memperketat kerumunan dan aktivitas warga.

Mulai dari jam operasional mal dibatasi 19.00 WIB, rumah makan tidak boleh melebihi kapasitas 25 persen dan jika kedapatan penuh akan ditutup saat itu juga.

"Beberapa ruas jalan pun ditutup untuk mengurangi kerumunan, karena kalau terpapar, ada gejala tidak mendapatkan akses ke rumah sakit ujungnya bisa fatal," tegas Bima Arya.

Bima Arya menegaskan bahwa atas nama Satgas Covid-19 memohon kerja sama kepada seluruh pemuka agama untuk menyosialisasikan langkah-langkah ini.

Utamanya panduan keagamaan di tempat ibadah di masa Pandemi yang sudah disusun merujuk surat edaran Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Baca juga: Bubur Sumeng yang Unik Buatan Pasangan Suami Istri dari Bojonggede Kabupaten Bogor

Yakni pembatas pelaksanaan ibadah jumat maksimal 50 persen.

"Secara teknis mengurangi kapasitas dan memberikan motivasi sembari menguatkan iman dan imun kita. Bogor situasinya betul-betul berbeda, lingkaran Covid-19 semakin dekat kepada kita. Ada pula laporan kasus re-infeksi. Artinya orang-orang yang positif, sembuh lalu positif lagi," ujarnya.

Sementara itu, Pemkot Bogor bekerja sama dengan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Bogor menggelar sosialisasi panduan Protokol Kesehatan kegiatan keagamaan di tempat ibadah kepada organisasi keagamaan secara daring

"Covid-19 di Kota Bogor saat ini tengah melonjak tinggi, angka terus mencatatkan rekor, jumlah kasus positifnya mencapai 130 kasus dan terus merayap naik. Kondisinya sangat tidak mudah, rumah sakit penuh, ICU penuh, tingkat ketersediaan rumah sakit 82 persen," tutur Bima Arya.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved