Breaking News:

Toko Sembako Dirampok, Uang Rp 200 Juta Dibawa Kabur, Pelakunya Ibu Hamil bersama Anak dan Menantu

Awalnya pelaku memaksa ingin membeli kerupuk. Luthfi mengatakan, pelaku kemudian merangsek masuk dan mengaku mencari ponsel yang hilang.

Tribunnews.com
(Ilustrasi perampokan) Sebuah toko sembako di Dusun Wates, Desa Wonomulyo, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, Jawa Timur, dirampok. Pemilik toko sembako diikat dan dibekap. Uang Rp 200 Juta dibawa kabur pelaku. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Sebuah toko sembako di Dusun Wates, Desa Wonomulyo, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, Jawa Timur, dirampok.

Pemilik toko sembako diikat dan dibekap. Uang Rp 200 Juta dibawa kabur pelaku.

Pelaku perampokan toko sembako tersebut ternyata seorang ibu hamil, bersama anak dan menantu.

Dikutip dari Kompas.com, toko sembako di Dusun Wates, Desa Wonomulyo, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, Jawa Timur, mengalami perampokan.

Ternyata salah satu pelaku perampokan sedang hamil delapan bulan.

Komplotan rampok tersebut mengikat pemilik toko hingga membawa uang Rp 200 juta dan sejumlah barang.

Bersama anak dan menantu

Pelaku adalah Sumini (35) yang sedang hamil besar. Usia kandungannya sudah delapan bulan.

Dia melancarkan aksi bersama anaknya, Maulida (19) dan menantunya, Imam Safi'i.

Mereka adalah warga asal Puspo, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.

Halaman
1234
Editor: Mohamad Yusuf
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved