Breaking News:

Syamsudin Berharap Anak Habib Ali bin Abdurrahman Assegaf jadi Penerus di Jalan Dakwah

Habib Ali, kata Syamsudin, memiliki empat saudara. Semua mereka punya ilmu yang tinggi. Saat ini yang sering berdakwah adiknya yaitu Habib Alwi.

Penulis: Hironimus Rama | Editor: Mohamad Yusuf
Wartakotalive.com/Hironimus Rama
Warga mengantar kepergian Sayyidil Walid Al-Habib Ali bin Abdurrahman Asegaf ke pemakaman di Pancoran, Jakarta Selatan, Sabtu (17/1/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, PANCORAN - Mata Panut (22) berkaca-kaca saat mengenang Sayyidil Walid Al-Habib Ali bin Abdurrahman Asegaf yang baru saja wafat pada Jumat (15/1/2021).

“Dia orangnya baik dan lucu. Kalau lagi dakwah, ngomongnya ngejeblak gitu,” kata Panut kepada Wartakotalive.com di Komplek Pemakaman Habib Kuncung, Pancoran, Sabtu (16/1/2021).

Warga Bukit Duri, Jakarta Selatan, ini mengaku sering mengikuti dakwah Habib Ali Asegaf bersama Majlis Ta’lim Al-Afaf.

“Dia suka melucu dan ceplas-ceplos saat berdakwah, tapi kena di hati,” paparnya dengan raut muka sedih.

Sejak Covid-19 pada bulan April lalu, Panut pindah  ke  Citayam, Bogor, untuk belajar mengaji di Pondok Pesantren Albusyro milik Habib Ali.

“Saya sering belajar mengaji pada beliau bersama para santri ponpes Albusyro. Kepergiannya menjadi kehilangan yang sangat dalam bagi kami,” ujar Panut, yang sore itu datang bersama para santri dari Citayam.

Panut dan teman-temannya dari Citayam hanyalah segelintir peziarah yang datang ke makam Habib Ali usai pemakaman pada Sabtu (16/1/2021) siang.

Peziarah lainnya, Syamsudin (46), rela datang jauh-jauh dari Bekasi bersama istrinya untuk mendoakan sang guru.

“Saya sering mengikuti pengajian dan dakwah dari Habib Ali. Saya merasa sedih dengan kepergiannya,” ungkapnya.

Menurut dia, putra-putra Habib Abdurrahman bin Ahmad Asegaf, termasuk Habib Ali Asegaf, termasuk orang yang sangat baik.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved