Breaking News:

Timnas Futsal Indonesia

Mantan Kiper Timnas Futsal Indonesia Tely Sarendra Sebut Indonesia Jauh dari Thailand dan Iran

Mantan kiper Timnas Futsal Indonesia, Teguh Limas Sarendra, mengatakan bahwa level kualitas futsal Indonesia jauh dibanding Thailand dan Iran.

Warta Kota/Rafzanjani Simanjorang
Tely Sarendra harus di operasi akibat cedera ligamen lutut anterior atau sering disebut ACL 

"Untuk tim, yang berbahaya ada Vamos Mataram. Bagi saya mereka konsiten ya, dan infrastrukturnya pun dibangun dengan baik," kata Tely.

Untuk pemain yang menurutnya paling mematikan adalah Andri Kustiawan atau yang akrab disapa Andrew.

Tely menjelaskan bahwa Pivot kelahiran Bandung tersebut pernah menghancurkan penampilannya di satu pertandingan semifinal Liga Futsal di Yogyakarta.

"Kami melawan Vamos di antara tahun 2017 atau 2018. Timnya diisi oleh Bayu Saptaji dan Iqbal Iskandar yang dulu menjadi pemain terbaik, ada pula dua pemain asal Iran," ucap Tely.

"Semua orang mewanti-wanti tentang mereka. Namun, di pertandingan itu semua nama itu bisa saya tepis tendangannya selain Andrew," kenang bapak dari satu anak itu.

Dalam performa terbaik itu, semua penyelamatan yang Tely lakukan dari sosok yang diwaspadai orang-orang di futsal tercoreng dengan tiga sentuhan akhir Andrew.

Sialnya, Tely menyebutkan bahwa hatrick Andrew hanya berasal dari penempatan posisi yang selalu tepat dengan datangnya bola.

"Tidak ada tendangan keras. Hanya nyentuh-nyentuh bola saja. Boleh dibilang, jika dalam sepak bola, Andrew seperti Filippo Inzaghi. Saya kaget, orang-orang susah payah mencetak gol, dia hanya di tiang dua menunggu datangnya bola, dan nyetak gol. Bagi saya, dia sungguh berbahaya," tutupnya.

Saat ini, Tely Sarendra terbilang pemain senior di Liga Futsal Indonesia.

Dirinya telah berusia 30an tahun, namun masih ingin tetap bermain hingga usia 40 tahunan.

Penulis: Rafzanjani Simanjorang
Editor: Sigit Nugroho
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved