Breaking News:

Berita Jakarta

Sakit, Direktur Utama RS Ummi Bogor Andi Tatat Tak Penuhi Panggilan Bareskrim Sebagai Tersangka

Sakit, Direktur Utama RS Ummi Bogor Andi Tatat tak penuhi panggilan Bareskrim sebagai tersangka.

Penulis: Budi Sam Law Malau | Editor: Dodi Hasanuddin
Wartakotalive.com/Budi Sam Law Malau
Sakit, Direktur Utama RS Ummi Bogor Andi Tatat tak penuhi panggilan Bareskrim sebagai tersangka. 

WARTAKOTALIVE.COM, SEMANGGI - Direktur Utama RS Ummi Bogor, Andi Tatat, sakit. Hal itu membuatnya tak bisa memenuhi panggilan Bareskrim sebagai kasus swab test Habib Rizieq Shihab, Jumat (15/1/2021).

Bareskrim Polri menjadwalkan memeriksa Dirut RS Ummi Bogor, Andi Tatat, sebagai tersangka dalam kasus tes swab Habib Rizieq Shihab, Jumat (15/1/2021).

Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes Ahmad Ramadhan, mengatakan, Andi Tatat melalui kuasa hukumnya menyatakan berhalangan hadir karena sakit.

"Terhadap saudara AT selaku Dirut RS Ummi Bogor, berhalangan hadir dalam pemeriksaan dikarenakan sakit,," kata Ramadhan, Jumat (15/1/2021).

Selain menjadwalkan memeriksa Andi Tatat, kata Ramadan, Bareskrim juga menjadwalkan memeriksa dua tersangka lainnya yakni Habib Rizieq Shihab dan menantunya Hanif Alatas.

"Untuk tersangka HRS dan MHA, tengah menjalani pemeriksaan," kata Ramadhan.

Seperti diketahui, Satgas penanganan Covid-19 Kota Bogor melaporkan RS Ummi, Bogor, ke pihak kepolisian terkait proses tes swab HRS.

RS UMMI Kota Bogor diduga tidak memberikan informasi secara utuh, terkait hasil tersebut dan dianggap menghalangi-halangi.

Baca juga: Rohimah Sedang Menunggu Sidang Perdana Gugatan Cerai, Kiwil Jatuhkan Talak Cerai Untuk Eva Belisima

Dalam kasus ini, Direksi RS Ummi dinilai menghalang-halangi kerja Satuan Tugas Covid-19 untuk memeriksa dan melakukan tes swab atas Habib Rizieq.

Mereka dijerat Pasal 14 Ayat 1 dan 2 UU Nomor 4 Tahun 1984 tentang Wabah Penyakit. Serta Pasal 216 KUHP, Pasal 14 dan 15 UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana.

Habib Rizieq ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Ditektorat Tindak Pidana Umum (Ditipidum) Bareskrim Polri usai gelar perkara.

Ia menjadi tersangka bersama menantunya Muhammad Hanif Alatas serta Dirut RS UMMI Andi Tatat.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved