Breaking News:

VIDEO Satgas Covid-19 Kota Depok Bakal Sidak Perusahaan, Pantau Pelaksanaan WFH Minggu Depan

Pemerintah Kota Depok akan segera melakukan pengawasan di lapangan terkait penerapan pembatasan dan kegiatan usaha.

Penulis: Vini Rizki Amelia | Editor: Murtopo

Laporan Wartawan Warta Kota, Vini Rizki Amelia

WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK -- Pemerintah Kota Depok akan segera melakukan pengawasan di lapangan terkait penerapan pembatasan dan kegiatan usaha.

Hal itu diungkapkan juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok Dadang Wihana.

Di mana sebelumnya kebijakan tersebut tertuang dalam surat keputusan Wali Kota Depok Nomor 443/17/Kpts/Dinkes/Huk/2021 dan keputusan Wali Kota Depok Nomor 443/18/Kpts/Dinkes/Huk/2021.

SK tersebut mengatur pelaksanaan pembatasan kegiatan masyarakat, dimulai tanggal 11 hingga 25 Januari 2021. 

Antara lain pelaksanaan bekerja dari rumah atau work from home (WFH) yang memiliki persentase sebesar 75 persen bagi kantor atau tempat kerja, baik pemerintah maupun swasta. 

"Dalam minggu depan kita akan diadakan sidak (inspeksi mendadak) yang akan dilakukan oleh Forkopimda (Forum Koordinasi Pimpinan Daerah)," papar Dadang kepada wartawan di Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI), Kampus UI Depok, Jawa Barat, Kamis (14/1/2021).

Sidak tersebut dikatakan Dadang untuk mengecek penerapan terhadap peraturan yang telah dikeluarkan oleh Wali Kota Depok tersebut.

Baca juga: Sidak ke Tempat Wisata, Polres Bogor dan Dinkes Kabupaten Bogor Temukan Hal Ini

"Terutama di dalam pelaksaan WFH (work from home), jadi kalau nanti kita lihat masih ada antrean-antrean di perbankan, antrean-antrean itulah yang tidak di perkenankan baik swasta maupun negeri, itu WFH 70 persen," kata Dadang.

Dengan diberlakukannya SK yang baru berlangsung pada 11 Januari lalu, Dadang mengatakan pihaknya belum bisa memaparkan tingkat kedisiplinan terhadap kebijakan tersebut.

Baca juga: Ini Alasan Penyintas Tak Divaksin Covid-19, yang Positif tapi Tak Pernah Diperiksa Untung Ganda

"Belum bisa dipastikan (tingkat kepatuhan masyarakat) karena ini kan (SK) baru tiga hari ya (berlakunya). Masih harus kita evaluasi dulu," 

"Tapi kalau restoran, rumah makan sudah hampir amsemuanya mengikuti aturan ya," akunya.

Baca juga: VIDEO Pengakuan Tenaga Medis di Kramatjati Saat Ikut Vaksinasi Covid-19: Ada Rasa Pegal

Tingkat kejenuhan warga akan situasi pandemi Covid-19 serta era kebiasaan normal, menjadi hal yang turut diperhatikan Satgas Penanganan Covid-19 Kota Depok.

Menurutnya, untuk bisa membuat masyarakat patuh pada kebijakan tersebut, dibutuhkan sosialisasi lanjutan.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved