Breaking News:

Berita Video

VIDEO: Kota Depok Dapat Jatah Vaksin Covid Sinovac Hampir 300 Ribu, Penyuntikan Dibagi Empat Tahap

Kota Depok mendapatkan total vaksin untuk 298.103 orang dengan total 60 faskes (fasilitas kesehatan)

WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK - Dimulai dengan penyuntikan terhadap Wakil Wali Kota Depok Pradi Supriatna, Kota Depok resmi melakukan vaksinasi tahap pertama yang berlangsung di Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI), Kampus UI Depok, Jawa Barat, Kamis (14/1/2021).

Selain Pradi, sembilan orang lainnya merupakan forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda), dan tokoh agama.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok Novarita mengatakan, tahap pertama ini pihaknya mendapat jatah 11.140 orang, jenis vaksin yang digunakan adalah Coronavax produksi Sinovac.

Vaksinasi tahap pertama dikatakan Novarita di fokuskan untuk para tenaga kesehatan (nakes), asisten tenaga kesehatan, tenaga penunjang serta mahasiswa yang sedang menjalani pendidikan profesi kedokteran yang bekerja pada fasilitas pelayanan kesehatan

"Untuk total keseluruhan dari tahap pertama sampai tahap keempat vaksinasi, Kota Depok mendapatkan total vaksin untuk 298.103 orang dengan total 60 faskes (fasilitas kesehatan) terdiri 38 puskesmas dan 22 rumah sakit," papar Novarita kepada wartawan di RSUI, Kampus UI Depok, Kamis (14/1/2021).

Pada tahap pertama dan kedua vaksinasi, waktu pelaksanaan berlangsung dari Januari sampai dengan April 2021.

Para vaksinator atau pemberi vaksin yang bertugas pada vaksinasi tahap awal ini, dikatakan Novarita diserahkan kepada masing-masing faskes.

"Ya karenakan yang di vaksin juga nakes, yang menyuntikan pastikan juga nakesnya, jadi nanti akan dilakukan sama mereka-mereka juga," tutur Novarita.

Pada vaksinasi tahap kedua, para penerima vaksin diberikan kepada petugas pelayanan publik yaitu Tentara Nasional 

Indonesia/Kepolisian Negara Republik Indonesia, aparat hukum, dan petugas pelayanan publik lainnya yang meliputi 

petugas di bandara, pelabuhan, stasiun, terminal, perbankan, perusahaan listrik negara, dan perusahaan daerah air minum.

Serta petugas lain yang terlibat secara langsung memberikan pelayanan kepada masyarakat, termasuk juga kelompok usia lanjut atau di atas 60 tahun.

Untuk tahap ketiga, vaksinasi diagendakan pelaksanaannya pada April 2021-Maret 2022 dengan sasaran vaksinasi COVID-19 adalah masyarakat rentan dari 

aspek geospasial, sosial, dan ekonomi.

Terakhir atau tahap keempat dengan waktu pelaksanaan April 2021-Maret 2022, sasaran vaksinasi adalah masyarakat dan pelaku perekonomian lainnya dengan pendekatan klaster sesuai dengan ketersediaan vaksin.

Penulis: Vini Rizki Amelia
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved