Breaking News:

Pencabulan

TERANCAM Hukuman Kebiri, Pelaku Pencabulan Gadis Down Syndrome di Palmerah

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Ady Wibowo menyatakan, tidak tertutup kemungkinan pelaku kekerasan seksual terhadap anak mendapat hukuman kebiri.

istimewa
Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Ady Wibowo tangkap pelaku kekerasan seksual terhadap anak, Kamis (14/1/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, PALMERAH -Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Ady Wibowo menyatakan, tidak tertutup kemungkinan para pelaku kekerasan seksual terhadap anak mendapat hukuman kebiri.

Namun hal itu ia serahkan kepada pihak pengadilan yang akan memutus perkara tersebut.

Hal itu diungkapkan Ady usai menangkap dua pelaku kekerasan seksual terhadap anak berinisial A (29) dan RDP (40).

Baca juga: Tetangga Cabuli Gadis Down Syndrome

Kata Ady, saat ini Peraturan Pemerintah Nomor 70 Tahun 2020 tentang Tata Cara Pelaksanaan Tindakan Kebiri Kimia, Pemasangan Alat Pendeteksi Elektronik, Rehabilitasi, dan Pengumuman Identitas Pelaku Kekerasan Seksual terhadap Anak (PP Kebiri Kimia) memang sudah diteken oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Baca juga: Setahun Tidak Ada Perkembangan, Polisi Berkilah Orangtua Korban Pencabulan Sulit Dimintai Keterangan

Hal itu membuat pelaku bisa mendapatkan hukuman tambahan apabila pengadilan menetapkan.

"Terkait dengan persetubuhan atau pencabulan anak di bawah umur sudah berlaku PP nomor 70 tahun 2020 tentang pelaksanaan tata cara kebiri kimia. Namun ini bukan pada ranah kepolisian melainkan ranah putusan pengadilan nantinya," terang Ady di Mapolres Metro Jakarta Barat, Kamis (14/1/2021).

Baca juga: Tiga Bocah Perempuan di Grogol Jadi Korban Pencabulan, Diduga Pelakunya Berprofesi Guru

Sementara itu pihak Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) berharap bahwa PP Nomor 70 tahun 2020 akan dipakai oleh pengadilan.

Mereka akan bekerjasama dengan LPSK untuk mengembalikan mental dan psikis anak-anak korban kekerasan seksual.

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Ady Wibowo mengungkapkan kasus kekerasan seksual yang menimpa gadis berusia 15 tahun dan dilakukan oleh tetangga korban sendiri.
Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Ady Wibowo mengungkapkan kasus kekerasan seksual yang menimpa gadis berusia 15 tahun dan dilakukan oleh tetangga korban sendiri. (Warta Kota/Desy Selviany)

"Kami siap melaksanakan putusan jika memang putusan terkait kebiri ini diputus oleh pengadilan," kata advokat P2TP2A Novia Hendriyanti. 

Penulis: Desy Selviany
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved