Piala Super Spanyol
Semifinal Piala Super Real Sociedad vs Barcelona, Ronald Koeman Ternyata Tak Turunkan Messi
Ternyata dari line up yang dikeluarkan, Barcelona tak memasukan Lionel Messi dalam line up. Belum diketahui penyebabnya.
WARTAKOTALIVE.COM, BARCELONA -- Barcelona menuju final Piala Super Spanyol. Lawan yang dihadapi di babak semifinal adalah Real Sociedad.
Semifinal lainnya yang berlangsung Jumat (15/1/2021) dini hari adalah antara Real Madrid vs Athletic Club pukul 03.00.
Seperti ditulis Bolasport.com, Barcelona diprediksi bakal kembali mengandalkan duet Lionel Messi dan Antoine Griezmann pada laga melawan Real Sociedad di Piala Super Spanyol.
Dalam situs Barcelona, wajah Messi masih dibagikan seolah memang akan diturunkan.
Ternyata dari line up yang dikeluarkan, Barcelona tak memasukan Lionel Messi dalam line up.
Dicoretnya Messi dengan demikian terjadi pada menit-menit terakhir sebelum kick off.
Baca juga: Phil Foden Pecah Kebuntuan, Manchester City vs Brighton 1-0 di Babak Pertama
Baca juga: Inter Milan Lolos ke Babak Perempat Final Melalui Perpanjangan Waktu, Derbi Milan Tak Terhindarkan
Belum diketahui penyebabnya.
Tanpa Messi pelatih Barcelona mengerahkan 4 striker yakni Griezmann, Braithwaite, Dembele dan Pedri.
Seperti diketahui, Barcelona akan menghadapi Real Sociedad dalam laga semifinal Piala Super Spanyol di Estadio Nuevo Arcangel, Rabu (13/1/2021) waktu setempat atau Kamis pukul 03.00 WIB.
Pelatih Barca, Ronald Koeman, diprediksi akan kembali menurunkan duet maut Lionel Messi dan Antoine Griezmann yang akhir-akhir ini mulai terlihat kompak.
Baca juga: Masa Depan Messi Terganjal Gaji Rp 1 Triliun Setahun, Meski Bebas Transfer PSG Takkan Sanggup
Sebelumnya, Messi dan Griezmann sempat dikabarkan memiliki hubungan yang buruk.
Hal itu bermula dari ucapan mantan agen Griezmann, Eric Olhats, yang menilai Messi adalah penyebab utama kegagalan Griezmann bersinar di Barcelona.
Namun, Griezmann membantah pernyataan tersebut dan mengatakan bahwa hubungannya dengan Messi baik-baik saja.
Pada laga terakhir Barca di Liga Spanyol, keduanya menunjukkan kerja sama yang luar biasa.
Messi dan Griezmann sama-sama membuat brace untuk membawa klub asal Catalunya itu menang telak 4-0 atas Granada pada 10 Januari kemarin.
Baca juga: Arief Budiman Klaim Tak Pernah Lakukan Pelanggaran Pemilu, DKPP Pecat Arief karena Langgar Kode Etik
Pemain timnas Prancis itu bahkan membuat satu assist untuk Messi.
Dalam sesi konferensi pers sebelum laga kontra Sociedad, Koeman mengaku optimistis timnya mampu memetik kemenangan.
Dia mengatakan bahwa gaya main Blaugrana terus berkembang setelah melewati banyak pertandingan di musim ini.
Koeman yakin anak asuhnya dapat menekuk Sociedad dan melaju ke partai final.
"Kami menjadi lebih baik. Belakangan ini, tim menjadi percaya diri dan fokus di semua area permainan," kata Koeman seperti dilansir BolaSport.com dari laman resmi Barcelona.
"Gaya main yang kami terapkan terus berkembang."
"Ini pertandingan melawan tim tangguh. Kami bakal mengambil langkah penting untuk ke depannya."
"Secara umum, tim telah ke arah yang lebih baik. Kami memiliki pemain yang masuk ke dalam kotak dari lini tengah."
"Pemain depan kami memiliki kualitas hebat dan dapat menyebabkan banyak masalah. Secara bertahan, kami bekerja keras juga," tutur pelatih asal Belanda itu lagi.
Juara Piala Super 2020
Real Madrid sukses mengalahkan Atletico Madrid di final Piala Super Spanyol melalui babak adu penalti, Minggu (12/1/2020) waktu setempat atau Senin dini hari WIB.
Dengan demikian, Real Madrid meraih gelar Piala Super Spanyol ke-11.
Namun peraih gelar terbanyak adalah Barcelona dengan 13 kali juara Piala Super Spanyol.
Barcelona sebelumnya tersingkir di babak empat besar oleh Atletico Madrid.
Seperti dikutip BolaSport.com dari WhoScored, Real Madrid mendominasi jalannya pertandingan.
Tim besutan Zinedine Zidane itu berhasil mencatatkan 64 persen penguasaan bola.
Selain itu Real Madrid juga berhasil membuat 18 tembakan, di mana lima di antaranya tepat ke sasaran.
Sedangkan Atletico Madrid mencatatkan 12 tembakan dan lima sepakan berhasil on target.
Real Madrid sempat kesulitan untuk menembus barisan pertahanan Atletico Madrid pada menit-menit awal babak pertama.
Membuat peluang pertama Real baru hadir di menit ke-5. Sepakan keras Casemiro dari luar kotak penalti sukses menemui sasaran, sayangnya upaya itu belum membuahkan gol.
Empat menit kemudian giliran Luka Modric yang mengancam gawang Atletico.
Setelah berhasil melewati beberapa bek Atletico Madrid, Modric langsung menembakkan bola ke gawang, akan tetapi usahanya itu terlalu mudah untuk diamankan oleh Jan Oblak.
Peluang Atletico sendiri baru tercipta di menit ke-14, yakni ketika Joao Felix berhasil memanfaatkan bola buangan Sergio Ramos yang tidak sempurna menjadi tembakan.
Namun, sepakan keras Felix masih sedikit melebar di sisi kanan gawang Courtois.
Pada menit ke-21 Atletico mendapatkan peluang lagi saat sepak pojok Trippier berhasil disundul Filipe.
Namun, sontekannya masih terlalu mudah untuk diantisipasi oleh Thibaut Courtois.
Madrid kembali membuat peluang berbahaya melalui bek sayap mereka, Ferland Mendy.
Setelah melewati Trippier, Mendy berhasil masuk ke dalam kotak 16 Atletico dan menembak, tetapi usahanya itu masih belum mengubah keadaan.
Hasil imbang tanpa gol bertahan hingga wasit mengakhiri paruh pertama partai final Piala Super Spanyol.
Tensi pertandingan di babak kedua masih cukup panas, kedua tim tidak terlihat mengendurkan serangan mereka.
Seperti di menit ke-52, ketika Luka Jovic berhasil melesakkan tembakan ke gawang Oblak setelah melewati bek Atletico, namun usahanya belum bisa membuahkan gol untuk Real.
Pertandingan sempat diberhentikan untuk beberapa saat untuk memeriksa Sergio Ramos yang mengalami benturan dengan Alvaro Morata.
Namun tak lama setelah dibawa ke tepi lapangan, Sergio Ramos sudah bisa melanjutkan permainan.
Tidak ada tanda-tanda cedera dari bek berusia 33 tahun tersebut.
Di menit ke-67 Federico Valverde melewatkan kesempatan emas untuk mencetak gol.
Usaha Valverde melalui sundulan masih melebar, padahal ia sudah berada dalam posisi tak terkawal.
Pada menit ke-80 Morata mendapat kesempatan untuk membuka skor.
Setelah menerima umpan matang dari Saul, Morata hanya tinggal berhadapan dengan Courtois, sayang tendangannya masih dapat ditebak oleh penjaga gawang internasional Belgia itu.
Jelang akhir pertandingan, Madrid hampir saja mencetak gol kemenangan mereka melalui Rodrygo.
Akan tetapi sekali lagi Oblak masih cukup siap untuk menghentikan sepakan Rodrygo yang dilesakkan dari dalam kotak penalti.
Tidak ada gol yang tercipta di 90 menit jalannya laga, skor 0-0 bertahan hingga wasit meniupkan peluit panjang tanda berakhirnya waktu normal.
Hasil tersebut juga memaksa kedua tim untuk memainkan dua kali 15 menit babak tambahan.
Tidak begitu banyak peluang berbahaya yang dibuat kedua tim di babak tambahan.
Baik Real maupun Atletico sama-sama menunjukkan pertahanan yang kokoh dan sulit ditembus.
Seperti yang terjadi pada menit ke-110, di mana Oblak membuat double save yang menggagalkan dua tembakan pemain Real Madrid yang dilesakkan dari dalam kotak penalti.
Atletico mendapat keuntungan setelah Valverde diusir wasit karena melakukan pelanggaran kepada Morata.
Valverde diberikan kartu merah karena dianggap sebagai pemain terakhir ketika melakukan tekel tersebut.
Setelah tidak ada gol di waktu normal dan babak tambahan, penentuan pemenang Piala Super Spanyol terpaksa dilakukan melalui babak adu penalti.
Dani Carvajal menjadi eksekutor pertama untuk Real Madrid berhasil memasukkan bola ke gawang dengan mudah, membawa Madrid unggul.
Sementara Rodrygo dan Modric juga berhasil melesakkan bola ke gawang Oblak.
Sedangkan eksekutor pertama dan kedua Atletico, Saul dan Thomas Partey gagal menjebol gawang Courtois.
Sepakan Saul membentur tiang, sedangkan upaya Partey dapat dihentikan oleh Courtois.
Hanya Kieran Trippier pemain Atletico yang berhasil membuat gol di babak adu penalti ini.
Sergio Ramos yang menjadi eksekutor terakhir, sukses memasukkan bola dan mengantarkan Real Madrid ke podium juara Piala Super Spanyol.
Susunan Pemain Real Sociedad vs Barcelona
Real Sociedad: 1 Álex Remiro 20 Nacho Monreal 18 Gorosabel 24 R. Le Normand 14 Jon Guridi 8 Mikel Merino 5 Zubeldía 16 Guevara 7 Portu 10 Mikel Oy
Barcelona: 1 M. ter Stegen 18 Jordi Alba 15 C. Lenglet 4 R. Araujo 28 Oscar Mingueza 5 Busquets 21 F. de Jong 7 A. Griezmann 9 M. Braithwaite 11 O. Dembele 16 Pedri
Daftar Juara Piala Super Spanyol:
1982: Real Sociedad
1983: Barcelona
1984: Atletic Bilbao
1985: Atletico Madrid
1988: Real Madrid
1989: Real Madrid
1990: Real Madrid
1991: Barcelona
1992: Barcelona
1993: Real Madrid
1994: Barcelona
1995: Deportivo La Coruna
1996: Barcelona
1997: Real Madrid
1998: Mallorca
1999: Valencia
2000: Deportivo La Coruna
2001: Real Madrid
2002: Deportivo La Coruna
2003: Real Madrid
2004: Real Zaragoza
2005: Barcelona
2006: Barcelona
2007: Sevilla
2008: Real Madrid
2009: Barcelona
2010: Barcelona
2011: Barcelona
2012: Real Madrid
2013: Barcelona
2014: Atletico Madrid
2015: Athletic Bilbao
2016: Barcelona
2017: Real Madrid
2018: Barcelona
2019: Real Madrid
Rekapitulasi Gelar Juara:
13 - Barcelona
11 - Real Madrid
3 - Deportivo La Coruna
2 - Atletico Madrid, Athletic Bilbao
1 - Valencia, Real Zaragoza, Mallorca, Sevilla, Real Sociedad
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/messi3.jpg)