Breaking News:

Berita Bekasi

Ditetapkan Tersangka, GM dan Manager Marketing Waterboom Lippo Cikarang Terancam Setahun Penjara

GM dan Manager Marketing Waterboom Lippo Cikarang Ditetapkan Tersangka, Keduanya Terancam Setahun Penjara dan Denda Rp 100 Juta

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Dwi Rizki
Warta Kota
Jajaran Polres Metro Bekasi menggelar konferensi pers penetapan dua tersangka kasus kerumunan atau pelanggaran protokol kesehatan Waterboom Lippo Cikarang. Konferensi pers dilakukan di Lobby Polres Metro Bekasi, pada Kamis (14/1/2021) dipimpin langsung oleh Kapolres Metro Bekasi, Kombes Hendra Gunawan. 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI - Polres Metro Bekasi menetapkan General Manager (GM) dan Manager Marketing Waterboom Lippo Cikarang sebagai tersangka.

Keduanya ditetapkan menjadi tersangka terkait pelanggaran protokol kesehatan akibat kerumunan di objek wisata air Waterboom Lippo Cikarang, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, pada Minggu 10 Januari 2020 lalu.

Kapolres Metro Bekasi, Kombes Hendra Gunawan mengatakan kedua tersangka dijerat pasal berlapis, yakni Pasal 9 junto Pasal 93 UU RI No. 06 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan, Pasal 216 KUHP, dan Pasal 218 KUHP.

"Ancaman penjara satu tahun dan/atau denda Rp 100 juta. Lalu ancaman hukuman empat bulan penjara karena melawan petugas," kata Hendra, di Lobby Polres Metro Bekasi, pada Kamis (14/1/2021).

Kedua tersangka yakni Ike Patricia (General Manager Waterboom Lippo Cikarang) dan Dewi Nawang (Manager Marketing) memiliki peran berbeda.

Ike Patricia sebagai inisiator membuat tiket promo untuk menarik pengujung.

Sedangkan Dewi Nawang Sari sebagai inisiator membuat tiket promo dan men-share di akun Instagram @waterboomlippocikarang.

Baca juga: Syekh Ali Jaber Wafat, Keluarga Besar Ungkap Keinginan Almarhum untuk Dimakamkan di Madinah

"Penetapan tersangka, dari hasil klarifikasi, pemeriksaan hingga penyelidian kepolisian terhadal 15 orang mulai anggota kepolisian, pemerintah, karyawan Waterboom dan lainya," imbuhnya.

Hendra mengungkapkan kasus ini masih terus dikembangkan. Diharapkan ini menjadi pelajaran, bagi pelaku usaha maupun masyarakat agar mematahui aturan sesuai ketentuan serta penerapan protokol kesehatan.

"Diminta perhatiannya, kami tidak segan-segan menindak para pelanggar protokol kesehatan. Melindungi kesehatan masyarakat menjadi suatu kewajiban kami," paparnya.

Polres Metro Bekasi menetapkan dua orang pengelola objek wisata Waterboom Lippo Cikarang sebagai tersangka pelanggaran protokol kesehatan Covid-19.

Baca juga: Hari Keenam Tragedi Jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air SJ-182, Nasib Operasi SAR Ditentukan Besok

"Iya benar dua ditetapkan tersangka dari manajemen waterboom," kata Kapolres Metro Bekasi, Kombes Hendra Gunawan, saat dikonfirmasi, pada Kamis (14/1/2021).

Hendra menerangkan dua orang tersangka itu yakni General Manager (GM) Ike Patricia dan Manager Markering (MM) Waterboom Lippo Cikarang, Dewi Nawang Sari.

Keduanya ditetapkan tersangka akibat kerumunan yang terjadi di wisata air Waterbook Lippo Cikarang di Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi pada Minggu 10 Januari 2020 lalu.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved