Breaking News:

Tarif Tol

Di Tengah Pandemi, Mulai 17 Januari 2021 Tarif di Enam Ruas Tol ini akan Naik

Kebijakan tarif tol naik di enam ruas tol itu diberlakukan di tengah-tengah masa pandemi virus corona belum usai.

Editor: Mohamad Yusuf
Warta Kota/Adhy Kelana
Tol Ulujami-Ciledug yang merupakan bagian dari ruas Tol JORR W2 akan mengalami kenaikan tarif tol 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - PT Jasa Marga akan memberlakukan penyesuaian tarif pada enam ruas tol.

Tarif enam ruas tol itu akan naik mulai 17 Januari 2021 pukul 00.00 WIB.

Di mana kebijakan  tarif tol naik di enam ruas tol itu diberlakukan di tengah-tengah masa pandemi virus corona belum usai.

Berikut keenam ruas tol yang akan mengalami penyesuaian tarif tersebut:

  • Jakarta Outer Ring Road/JORR (E1, E2, E3, W2U, W2S dan Pondok Aren-Bintaro Viaduct-Ulujami),
  • CikampekPadalarang (Cipularang)
  • Padalarang-Cileunyi (Padaleunyi)
  • Semarang Seksi A,B,C
  • Palimanan-Kanci (Palikanci)
  • Surabaya-Gempol (Surgem)

Baca juga: Cerita Shinta Korban Pesawat Sriwijaya Air, Terus Tertidur di Mobil dan Berjalan Gontai ke Bandara

Baca juga: Sosok Kapten Afwan Pilot Sriwijaya Air yang Jatuh, Separuhnya Gajinya untuk Bersedekah

Baca juga: Anak Riyanto Penumpang Sriwijaya Air SJ 182, Sempat Menangis Pegangi Tangan dan Melarang Pergi

"Payung hukum pemberlakuan tarif baru pada enam ruas tol tersebut telah ditetapkan. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menetapkan Keputusan Menteri (Kepmen) PUPR terkait penyesuaian tarif untuk masing-masing ruas tol di atas sejak tahun 2020," kata Dwimawan Heru Corporate Communication & Community Development Group Head PT Jasa Marga (Persero) Tbk. dalam siaran tertulisnya, Kamis (14/1/2021)

Di samping itu, penyesuaian tarif tol telah diatur dalam Pasal 48 ayat (3) Undang-Undang (UU) Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan dan Pasal 68 ayat (1) Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 15 Tahun 2005.

Tentang Jalan Tol, sebagaimana telah diubah beberapa kali terakhir dengan PP Nomor 30 Tahun 2017 tentang perubahan ketiga atas PP Nomor 15 Tahun 2005 tentang Jalan Tol.

Berdasarkan regulasi tersebut, evaluasi dan penyesuaian tarif tol dilakukan setiap dua tahun sekali berdasarkan pengaruh laju inflasi.

Pada dasarnya, penyesuaian tarif untuk enam ruas tol tersebut merupakan penundaan karena Kepmen PUPR telah ditetapkan sejak tahun 2020.

“Namun, Jasa Marga belum melakukan penyesuaian tarif dengan pertimbangan kondisi pandemi Coronavirus Disease (Covid-19) yang masih berlangsung. Saat ini, dengan harapan pada penanganan pandemi Covid-19 melalui program vaksin, Jasa Marga akan melakukan penyesuaian tarif yang sebenarnya di beberapa ruas tol sudah tertunda berbulan-bulan lamanya,” ujar Heru.

Penyesuaian tarif ini, Heru mengungkapkan, juga dilakukan sebagai wujud kepastian pengembalian investasi (menjaga kepercayaan investor) sesuai business plan.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved