Breaking News:

Wali Kota Depok Geram Warga Anggap Enteng Gejala Covid-19 yang Dideritanya, Akibatnya Ini Jadinya

ruang ICU penuh lantaran masih banyaknya warga yang menganggap gejala Covid-19 yang dideritanya ringan-ringan saja

Penulis: Vini Rizki Amelia | Editor: Dedy
Warta Kota/Vini Rizki Amelia
Wali Kota Depok Mohammad Idris. 

WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK --- Ruang ICU di rumah sakit baik yang dikhususkan maupun rumah sakit rujukan Covid-19 penuh.

Menurut Wali Kota Depok, Mohammad Idris Abdul Shomad, ruang ICU penuh lantaran masih banyaknya warga yang menganggap gejala Covid-19 yang dideritanya ringan-ringan saja.

“Yang jadi permasalahan adalah sekarang banyak dari masyarakat datang ke RS dengan membawa komorbid dan membawa kondisi yang memiriskan,” kata Idris, seusai inspeksi persiapan vaksinasi di RS UI, Kampus UI Depok, Selasa (12/1/2021).

“Yang tadinya menganggap mudah-mudah, gampang-gampang saja, ketika sudah nyesek dua tiga hari, baru dia datang ke kita (RS),” kata Idris lagi.

Sikap masyarakat ini lah yang dinilai Idris membawa dampak penuhnya ICU dan banyak dari warganya yang mengalami gejala berat Covid-19.

Padahal, kata Idris, ruang ICU di Kota Depok tidak dapat menampung semua pasien lantaran jumlahnya yang tidak sebanding dengan jumlah penderita Covid-19.

“Ruang ICU di Depok ini totalnya 62 ruangan, dan itu susah penuh semua untuk saat ini,” paparnya.

Oleh karenanya, Idris mengatakan beberapa waktu lalu pihaknya memanggil sejumlah rumah sakit swasta guna membahas persoalan lonjakan pasien Covid-19.

Utamanya, untuk pasien yang bergejala berat dan membutuhkan perawatan intensif di ICU.

“Ada 10 rumah sakit swasta, kita berkomitmen dan pemerintah juga akan membantu untuk menambah ruang-ruang ICU,” ujar Idris.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved