Breaking News:

Penyaluran Perdana BTS di Jakarta Timur, Anies Ingatkan untuk Bijak Gunakan Bantuan

besaran BST DKI Jakarta adalah Rp 300.000 per bulan, yang diberikan selama empat bulan, mulai dari bulan Januari hingga April 2021

Dok. PPID DKI Jakarta
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meninjau langsung pelaksanaan penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) di SDN Palmeriam 01 dan SDN Kayu Manis 01, Kecamatan Matraman, Jakarta Timur, pada Rabu (13/1/2021). (Dok PPID DKI Jakarta) 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta meninjau langsung pelaksanaan penyaluran bantuan sosial tunai (BST) di SDN Palmeriam 01 dan SDN Kayumanis 01, Matraman, Jakarta Timur.

Penyaluran BST ini merupakan upaya untuk meringankan dampak ekonomi masyarakat akibat pandemi Covid-19. “Jadi kami memantau distribusi BST di SDN Palmeriam 01 dan SDN Kayu Manis 01, prosesnya berjalan baik dan tertib dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat,” kata Anies berdasarkan keterangan dari PPID DKI Jakarta pada Rabu (13/1/2021).

Dalam kesempatan itu, Anies meminta kepada para penerima BST agar menggunakan dana bantuan tersebut dengan bijak dan memprioritaskan kebutuhan keluarga. Harapannya dana bantuan tak digunakan untuk kebutuhan tersier yang tak memberi dampak pada perekonomian dan kebutuhan pokok keluarga.

Baca juga: Menpora Zainudin Amali Hentikan Dana Untuk Timnas U-19 Sejak FIFA Menunda Piala Dunia U-20 Ke 2023

Baca juga: John Kei Didakwa Pasal Pembunuhan Berencana, Kuasa Hukum Sebut GodFather of Jakarta Itu Sudah Tobat

“Bapak-bapak diingat ya, uangnya untuk kebutuhan keluarga, kalau sempat juga buat menghidupkan lagi usaha Bapak-bapak dan Ibu-ibu. Mudah-mudahan lancar semua ya,” ujar Anies.

Adapun untuk besaran BST DKI Jakarta adalah Rp 300.000 per bulan, yang diberikan selama empat bulan, mulai dari bulan Januari hingga April 2021. BST disalurkan kepada 1.055.216 penerima manfaat yang dilakukan tahun 2021 secara bertahap, dan bergiliran dari satu wilayah administrasi DKI Jakarta ke wilayah administrasi lainnya.

Lokasi penyaluran terdapat total 814 titik sekolah yang tersebar di enam Wilayah Kota/Kabupaten Administrasi, dengan 160 titik sekolah yang digunakan setiap hari untuk penyaluran

Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Sosial DKI Jakarta dan Bank DKI mendistribusikan bantuan sosial bagi warga terdampak Covid-19. Berbeda dengan tahun sebelumnya di mana bansos berupa sembako, pada tahun 2021 ini bantuan yang diberikan dalam bentuk Bantuan Sosial Tunai (BST).

Baca juga: Begini Cara KNKT untuk Unduh Data Black Box SJ 182, Dikeringkan Pakai Oven Khusus Selama 8 Jam

Baca juga: DKI Utamakan Vaksinasi 60.000 Tenaga Kesehatan Hingga 20 Tokoh Masyarakat

Kepala Dinas Sosial DKI Jakarta Irmansyah mengatakan, Kota Jakarta Timur menjadi wilayah pertama yang mendapatkan BST. Bantuan ini berasal dari dua sumber, yakni dari APBN Kementerian Sosial RI sebanyak 750.000 KK, yang pendistribusiannya melalui mekanisme PT Pos Indonesia (Persero).

“Kemudian APBD Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebanyak 1.055.216 KK dan disalurkan ke Rekening penerima BST melalui Bank DKI dalam bentuk kartu tabungan dan kartu ATM Bank DKI,” kata Irmansyah berdasarkan keterangan dari PPID DKI Jakarta pada Rabu (13/1/2021).

Menurutnya, setiap penerima bantuan sosial akan menerima undangan maksimal H-1 sebelum pelaksanaan distribusi dan undangan disampaikan oleh petugas wilayah yang ditunjuk. Pada saat pengambilan bantuan, penerima BST perlu membawa undangan distribusi, KTP asli dan salinannya, dan kartu keluarga (KK) asli maupun salinannya.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Agus Himawan
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved