Breaking News:

Persita

Muhammad Toha Bek Persita Tangerang Berbagi Cerita Pengalamannya Naik Pesawat

Banyak cerita baik cerita lucu maupun cerita menegangkan yang muncul jika membahas tentang naik pesawat.

Penulis: Rafzanjani Simanjorang | Editor: Umar Widodo
Warta Kota/Rafsanjani Simanjorang
Muhammad Toha dan istri 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Setiap orang tentu punya pengalaman masing-masing kala menaiki pesawat terbang.

Alat transportasi udara ini memang menjadi pilihan paling cepat dan sering dipilih masyarakat dalam berpergian jarak jauh.

Banyak cerita baik cerita lucu maupun cerita menegangkan yang muncul jika membahas tentang naik pesawat.

Kali ini, bek kanan Persita Tangerang, Muhammad Toha berbagi pengalaman kisah menegangkan dan lucu saat berpergian menggunakan pesawat bersama rekan setimnya.

"Ini kisah dua tahun lalu, kala itu kami pergi ke Malang untuk melawan Arema di Piala Presiden. Kami naik bus ke bandara. Itu masih subuh, dimana supir memilih lewat jalur biasa dibanding tol. Nyatanya, kami kejebak macet dan ketinggalan pesawat," ungkapnya kepada Warta Kota, Selasa (12/1/2021).

Muhammad Toha berbagi pengalaman suka duka ketika naik pesawat terbang bersama rekan setimnya di Persita Tangerang
Muhammad Toha berbagi pengalaman suka duka ketika naik pesawat terbang bersama rekan setimnya di Persita Tangerang (Warta Kota/Rafzanjani Simanjorang)

Lanjutnya, manajemen tim pun terpaksa membeli tiket lagi untuk 20-an orang ke Malang setibanya di bandara.

Tim pun naik ke pesawat. Saat mau mendarat, cuaca buruk pun terjadi, yang membuat pesawat terpaksa berputar dulu di udara.

Baca juga: Manajer Persita Berharap Vaksin Bisa Menekan Pandemi Covid-19 dan Aktivitas Kembali Normal

"Saya masih ingat, pramugari menginformasikan bahwa kami belum bisa mendarat karena cuaca buruk. Saya lihat lewat jendela pesawat, hujannya lebat, kabut dan tidak ada jarak pandang. Pesawat kami pun berguncang. Saat itu semua berdoa dan zikir," tambahnya.

Namun, dalam ketegangan itu, pemain bernomor 11 ini lantas melihat sosok kitman mereka, yang akrab disapa Gepeng ikut zikir. Menurutnya, hal itu sangat jarang terlihat sebelum-sebelumnya.

"Dia yang jarang mengucap kalimat Alquran langsung istigfar. Langsung tobat pokoknya. Trauma juga sih kala itu, apalagi di udara lama," terangnya.

Tpi akhirnya saat cuaca mulai membaik, pesawat akhirnya bisa mendarat dengan selamat.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved